Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat bersama unsur forum koordinasi pimpinan daerah (forkopimda) menggelar istighatsah kubro sebagai ikhtiar spiritual menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana di penghujung tahun.
Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, pada kegiatan yang digelar di Masjid Baitul Faidzin, Cibinong, Selasa, menyampaikan kegiatan doa bersama ini menjadi momentum memperkuat kesiapsiagaan daerah, sejalan dengan kondisi Kabupaten Bogor yang memiliki kerawanan bencana cukup tinggi.
“Mengingat Kabupaten Bogor adalah daerah rawan bencana, di akhir tahun kita perlu banyak memanjatkan doa, menyadari bahwa semua kondisi ini adalah hak Sang Pencipta,” ujarnya.
Ia menambahkan, istighatsah kubro digelar secara serentak berdasarkan amanah Panglima TNI dan diinisiasi oleh Komandan Distrik Militer (Dandim) 0621 Kabupaten Bogor. Pelaksanaannya melibatkan jajaran TNI, alim ulama, organisasi islam, tokoh masyarakat, serta unsur Pemkab Bogor.
Menurut Jaro Ade, Pemprov Jawa Barat telah menetapkan status Siaga Darurat Bencana sehingga seluruh jajaran diminta memastikan kesiapan personel, peralatan, serta koordinasi lintas sektor.
“Status ini lebih kepada warning agar seluruh jajaran selalu siap siaga. Pemkab Bogor melalui BPBD secara rutin melakukan cek dan recheck terhadap anggaran dan sumber daya. Pelayanan Call Center 112 juga menjadi yang tercepat dalam menerima informasi dan laporan dari masyarakat,” jelasnya.
Selain kesiapsiagaan internal, Jaro Ade menegaskan bahwa Pemkab Bogor juga terus menunjukkan solidaritas bagi korban bencana di Aceh dan Sumatera. Tim advance yang terdiri atas relawan, dua perawat, dan satu dokter telah diberangkatkan untuk membantu penanganan darurat.
“Penggalangan dana kemanusiaan terus diintensifkan, baik melalui jalur formal maupun informal, disisipkan dalam setiap kegiatan publik,” kata dia.
Istighatsah kubro tersebut dihadiri Wakil Bupati Bogor, unsur forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah, Ketua Baznas, serta para alim ulama dari berbagai wilayah. Kegiatan ditutup dengan doa bersama memohon keselamatan bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
