Kabupaten Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor, Jawa Barat, Rudy Susmanto memastikan kesiapsiagaan daerahnya dalam mengantisipasi potensi bencana sekaligus pengamanan perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) melalui penguatan koordinasi lintas sektor.
Bupati Rudy di Cibinong, Senin, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menindaklanjuti seluruh arahan pemerintah pusat.
“Pemkab Bogor bersama forkopimda terus memperkuat koordinasi untuk memastikan keamanan, kenyamanan, dan kelancaran pelayanan masyarakat selama periode Nataru. Ini adalah komitmen bersama demi hadirnya pelayanan terbaik bagi masyarakat,” katanya.
Ia menambahkan bahwa Kabupaten Bogor memiliki sejumlah titik kerawanan bencana serta wilayah wisata yang menjadi tujuan utama perayaan akhir tahun sehingga memerlukan kesiapan ekstra.
Baca juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto dilantik pimpin DPC Abpednas, perkuat tata kelola desa
Menurut dia, dengan dukungan unsur TNI, Polri, perangkat daerah, serta penguatan rencana operasi lapangan, Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan kesiapsiagaan penuh menghadapi potensi bencana dan pelaksanaan Natal 2025 serta Tahun Baru 2026.
Ia bersama forkopimda telah mengikuti Rapat Koordinasi Pusat dan Daerah yang dipimpin Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara virtual dari Pendopo Bupati Bogor, Senin (1/12).
Rakor tersebut membahas dua fokus utama, yaitu peningkatan kewaspadaan menghadapi potensi bencana pada puncak musim hujan serta pengamanan masa Nataru di seluruh daerah.
Baca juga: Bupati Bogor lantik empat kades PAW, tekankan kepemimpinan responsif
Mendagri Tito Karnavian mengingatkan agar pemerintah daerah memperkuat kesiapsiagaan, termasuk pemetaan risiko, peningkatan respons cepat, serta kewaspadaan terhadap kerawanan mobilitas masyarakat pada periode Nataru.
“Semua ini memerlukan sinergi lintas sektor. Pemerintah daerah harus segera melakukan pemetaan, menyusun rencana operasi, serta memperkuat koordinasi forkopimda,” ujar Tito dalam arahannya.
