Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengajak segenap warga Nahdlatul Ulama (NU) atau Nahdliyin untuk meningkatkan sinergi dalam mendukung pembangunan daerah dari berbagai aspek kehidupan, sebagaimana visi Bangkit, Maju dan Sejahtera.
Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan NU, terutama pada pelaksanaan program yang telah dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
"Sinergi antara ulama dan umara sangat penting. Kami berharap NU bersama para kiai dapat mendukung program-program pemerintah demi kemajuan Kabupaten Bekasi," katanya di Cikarang, Minggu.
Baca juga: NU Jabar gelar halaqah kebangsaan dan konsolidasi ke Kabupaten Bekasi
Ia menyatakan, warga Nahdliyin sebagai organisasi Muslim terbesar di Indonesia menjadi pilar penting dalam menjaga harmoni sosial dan spiritual masyarakat, terlebih Kabupaten Bekasi merupakan daerah agamis serta kaya budaya dengan banyak komunitas santri maupun ulama.
Dirinya mengapresiasi beragam masukan dan nasihat yang selama ini disampaikan oleh para kiai kepada pemerintah daerah sekaligus berharap Nahdlatul Ulama terus meningkatkan peran untuk pembangunan masyarakat.
"Kami sangat terbuka dan berterima kasih atas arahan, saran dan doa dari para kiai NU. Pemerintah Kabupaten Bekasi terus berupaya menjalankan masukan tersebut demi kemaslahatan masyarakat," ucapnya.
Baca juga: NU Kabupaten Bekasi desak cabut edaran gubernur soal ijazah
Dia memastikan pemerintah daerah akan terus memperkuat sinergi bersama para ulama sekaligus berkomitmen untuk menindaklanjuti berbagai rekomendasi yang disampaikan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bekasi.
Ia pun mengucapkan selamat atas terselenggara Konfercab X NU Kabupaten Bekasi yang akan menentukan kepemimpinan baru organisasi tersebut sekaligus berharap forum ini melahirkan keputusan-keputusan terbaik untuk kemaslahatan umat.
"NU memiliki kontribusi besar dalam menjaga nilai keagamaan dan budaya di Kabupaten Bekasi. Maka konferensi ini sangat penting untuk memperkuat peran NU ke depan," katanya.
Baca juga: Pj Bupati Bekasi sebut bahtsul masail kukuhkan tradisi NU hadapi masalah
Bupati di hadapan para kiai dan peserta konferensi bahkan mengungkapkan kisah masa kecil kala menimba ilmu di sebuah pondok pesantren di Garut. Meski hanya sebentar, pengalaman itu meninggalkan kesan mendalam baginya.
"Nahdlatul Ulama ini penuh berkah para kiai dan para salihin. Dulu saya sempat bercita-cita ingin menjadi Ketua NU Kabupaten Bekasi. Mungkin berkah niat itu, hari ini saya diberikan amanah menjadi kepala daerah," kata dia.
