Surabaya (ANTARA) - Kota Surabaya meraih dua penghargaan tertinggi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, yakni predikat Kota Sehat Swasti Saba Wistara Paripurna dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Paripurna Peringkat I Nasional.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dalam keterangannya di Surabaya, Jawa Timur, Minggu menyampaikan capaian ini menjadikan Surabaya sebagai kota pertama dan satu-satunya di Indonesia yang berhasil meraih kedua predikat tersebut secara bersamaan.
“Penghargaan ini merupakan milik seluruh warga Kota Surabaya," katanya.
Dua penghargaan itu, diberikan pada ajang Penganugerahan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) dan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2025.
Baca juga: Denpasar ikuti verifikasi Kota Sehat Tingkat Nasional 2025
Eri menambahkan, kolaborasi antara Kementerian Kesehatan dan Kementerian Dalam Negeri dalam penilaian dan pemberian penghargaan ini menegaskan bahwa prestasi Surabaya merupakan bentuk pengakuan pemerintah pusat atas keberhasilan kota dalam membangun lingkungan yang bersih, aman, nyaman, berkelanjutan, serta mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
"Kami mengapresiasi dan rasa bangga atas prestasi tersebut," tuturnya.
Ia mengatakan, penghargaan ini bukan semata hasil kerja pemerintah, melainkan cerminan komitmen dan disiplin seluruh warga Surabaya dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).
Pemkot Surabaya, lanjutnya, berperan mempercepat pembangunan dan menyediakan fasilitas yang dibutuhkan, namun peran masyarakat yang sesungguhnya menggerakkan perubahan melalui partisipasi aktif di lingkungan masing-masing.
Baca juga: Lomba Sekolah Sehat jangan hanya sekedar mengejar juara
Ia mengatakan, masyarakat kini semakin memahami dan menyadari bahwa gaya hidup sehat adalah kebutuhan dasar, yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan usia harapan hidup.
"Surabaya bersyukur menjadi kota pertama dan satu-satunya di Indonesia yang meraih predikat Swasti Saba Wistara Paripurna," ujanya.
Ia mengimbau seluruh pihak, mulai dari lingkup pemkot, tenaga kesehatan, termasuk masyarakat, untuk terus memperkuat komitmen dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman.
"Mari kita bersama-sama menjaga dan mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman bagi seluruh warga. Setiap langkah kecil dari kita hari ini akan menjadi fondasi kuat menuju Surabaya yang lebih maju dan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Baca juga: 54.281 bayi di Kota Bogor jadi target imunisasi campak-rubella
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat menjelaskan bahwa penghargaan Swasti Saba Wistara Paripurna merupakan predikat tertinggi dalam penilaian Kota Sehat di Indonesia.
"Penghargaan ini menempatkan Surabaya sebagai kota pertama dan satu-satunya di Indonesia yang mencapai level tersebut. Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan kesehatan di Surabaya telah berjalan secara terukur, efektif, dan memberikan dampak signifikan bagi kualitas hidup masyarakat," ujarnya.
