Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Prabowo Subianto menyerukan langkah cepat dan luar biasa untuk menangani persoalan akses pendidikan di daerah terpencil, terutama terkait anak-anak yang setiap hari harus menyeberangi sungai demi bersekolah.
Seruan itu disampaikan Presiden dalam pidatonya pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2025 di Jakarta, Jumat malam.
"Ini adalah anak-anak yang tiap hari sekolah harus nyeberang sungai. Mereka mempertaruhkan nyawa untuk sekolah, tiap hari pakaian mereka basah di ruang kelas," katanya.
Di hadapan para pemimpin lembaga negara, elite ekonomi, dan pelaku industri, Presiden memutar sebuah video yang menampilkan anak-anak menyeberangi sungai tanpa jembatan.
Baca juga: Presiden Prabowo anugerahkan penghargaan kepada tiga guru berprestasi
Ia menyebut kondisi tersebut sebagai realita pelajar di kawasan pelosok Indonesia yang harus segera diatasi negara.
“Rakyat kita yang paling miskin, rakyat yang paling bawah tidak bisa menunggu. Mereka harus dapat segera aksi yang membela mereka,” kata Presiden menegaskan.
