Jakarta (ANTARA) - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman meminta jajaran pejabat di kementeriannya memperkuat kinerja guna mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan tanpa ada praktik korupsi yang merugikan petani dan diri mereka sendiri.
"Pesan tadi pidato saya singkat, jangan korupsi, kerja keras. Berbuat macam-macam, hancur nama keluarga di luar. Sanksi sosial beredar," kata Amran seusai melantik jajaran pejabat baru Kementerian Pertanian (Kementan) di Jakarta, Jumat.
Amran melantik lima Pejabat Tinggi Madya di lingkungan Kementerian Pertanian. Pelantikan itu, menurut dia, menjadi momentum penting untuk memperkuat gerak cepat sektor pertanian yang kini tengah ditarget untuk meningkatkan produksi nasional.
Dalam arahannya, ia menekankan agar setiap pejabat yang dilantik bekerja dengan baik dan nonstop mengejar target serta tidak melakukan korupsi. Dirinya menekankan amanah jabatan adalah tanggung jawab besar yang harus dijaga dengan integritas.
“Kerja dengan baik, nonstop, sesuai target. Satu lagi jangan korupsi,” katanya, menegaskan.
Baca juga: Begini kata Menteri Pertanian soal 250 ton beras ilegal
Baca juga: Mentan kembali tindak 115 distributor pupuk subsidi nakal
Ia juga mengingatkan bahwa tindakan menyimpang tidak hanya merusak institusi, tetapi juga menghancurkan keluarga sendiri. Pesan tersebut disampaikan langsung dengan nada tegas.
“Pertanian kita jaga bersama. Mau berbuat macam-macam, ingat anak istri. Jangan kamu membuat penyiksaan pada keluarga. Korupsi musuh bersama," ujar dia.
