Lumajang, Jawa Timur (ANTARA) - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyarankan kepada pemerintah daerah agar posko pengungsian di Gunung Semeru terpusat di Lumajang mencontoh seperti yang dilakukan di Gunung Merapi.
"Konsep itu mencontoh praktik di Gunung Merapi, di mana fasilitas pengungsian juga dilengkapi tempat untuk ternak, logistik, dan aktivitas masyarakat, sehingga evakuasi lebih tertata dan risiko bencana dapat diminimalkan," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Lumajang, Rabu.
Ia mengatakan, pembangunan tempat pengungsian terpusat di Lumajang yang multifungsi yang dapat digunakan seluruh tahun untuk kegiatan masyarakat sekaligus menjadi lokasi evakuasi aman saat bencana.
"Tempat pengungsian terpusat yang terintegrasi akan memastikan warga dapat mengungsi dengan cepat, aman, dan nyaman. Infrastruktur siap, proses penanganan bencana berjalan lebih efektif, serta mitigasi risiko jangka panjang dapat diterapkan," tuturnya.
Baca juga: BNNP DKI tes urin ratusan pramudi JakLingko di Jaktim
Selain itu, ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap erupsi tahunan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah merah, atau kawasan yang dilarang untuk pemukiman karena risiko tinggi.
