Jakarta (ANTARA) - Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno memberikan dukungannya kepada Kota Denpasar, Bali, atas upaya menjadi daerah wisata yang bebas dari masalah sampah.
Ia menilai Denpasar terus berbenah mengatasi masalah sampah sejak dari hulu hingga di hilirnya.
“Kota Denpasar bersama Makassar menjadi kota di luar pulau Jawa dan Sumatera yang mendapatkan prioritas dalam implementasi waste to energy (WTE). Tentu ini jadi bukti bahwa upaya pemerintah Denpasar menangani sampah mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah pusat,” katanya dalam keterangan diterima di Jakarta, Selasa.
Menurutnya, keberhasilan WTE di Denpasar nantinya bisa menjadi etalase percontohan bagi daerah wisata lain untuk menerapkan pariwisata bebas sampah dari hulu hingga ke hilir.
Baca juga: 200 Pekerja pariwisata di Kota Denpasar Bali ikuti uji sertifikasi kompetensi
Baca juga: Denpasar potensial untuk destinasi wisata anak
“Menyukseskan program WTE adalah satu hal tapi komitmen menyelesaikan masalah sampah di Hulu juga penting dilakukan. Kami mendorong 10 kota prioritas WTE tersebut menjadi percontohan untuk keberlanjutan penanganan sampah,” katanya.
Secara khusus, Eddy juga menyampaikan komitmennya untuk mengawal implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 Tahun 2025 tentang penanganan sampah menjadi energi untuk memastikan manfaatnya untuk daerah.
"Dengan tidak adanya tipping fee dan harga listrik yang mencapai 20 cent per kwh, harapannya adalah waste to energy ini menarik bagi investasi dan penanganan sampah bisa dilakukan seiring dengan menghasilkan energi terbarukan," ucapnya.
Baca juga: Kawasan Wisata Puncak Harus Bebas Dari Sampah
Atas dukungan yang diberikan, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menyampaikan ucapan terima kasih.
Menurutnya, penanganan masalah sampah tidak bisa dilakukan sendirian. Penanganan sampah, ujarnya, merupakan kerja strategis dan kolaboratif pemerintah pusat dan daerah.
"Kami menyambut baik dukungan beliau Waka MPR yang terus melakukan pertemuan dan turun ke daerah mendukung kebijakan lingkungan di level kota. Ini langkah yang baik memastikan kolaborasi pusat-daerah untuk menyukseskan program prioritas beliau Presiden Prabowo Subianto,” katanya.
