Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menargetkan perluasan pelaksanaan Car Free Day (CFD) ke seluruh kecamatan sebagai strategi meningkatkan aktivitas ekonomi pelaku UMKM setiap akhir pekan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan CFD di Jalan Tegar Beriman, Cibinong, yang sudah berjalan beberapa pekan ini menjadi dasar penyempurnaan konsep sebelum diterapkan secara serentak di wilayah kecamatan.
“Kami ingin CFD bukan hanya ruang olahraga, tetapi menjadi momentum mingguan yang mampu meningkatkan roda perekonomian para pelaku UMKM di setiap kecamatan,” kata Rudy di Cibinong, Minggu.
Ia menjelaskan, Pemkab Bogor akan mengatur jalur khusus pelari, jalur pejalan kaki, dan kemungkinan pembukaan jalur lambat untuk pengguna sepeda. Pengaturan teknis dilakukan bersama Dinas Perhubungan dan Polres Bogor.
Baca juga: CFD Tegar Beriman bantu UMKM Bogor perluas pasar dan promosi produk lokal
Menurutnya, CFD di kecamatan akan dibuat berbasis karakter wilayah, dengan mempertimbangkan pusat keramaian dan ruang publik yang sudah digunakan masyarakat untuk berolahraga setiap akhir pekan.
“Besok Senin kami akan mengirimkan surat dan mengundang seluruh camat untuk menentukan titik CFD masing-masing. Nanti Dishub bersama polsek di wilayah akan menyusun rute terbaik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa konsep serupa di Jalan Tegar Beriman memperlihatkan potensi ekonomi yang kuat, karena area sekitar lapangan dan ruang publik dapat dimanfaatkan para pedagang kaki lima serta UMKM lokal.
Baca juga: Pemkab Bogor buka pendaftaran PKL CFD Tegar Beriman gratis
Rudy juga menekankan pentingnya menjaga akses layanan darurat. Pemkab Bogor akan menyiapkan jalur evakuasi agar ambulans dapat melintas tanpa hambatan ketika CFD berlangsung.
“Kegiatan positif seperti ini jangan sampai menimbulkan kendala. Warga yang membutuhkan layanan kesehatan tetap harus bisa dievakuasi dengan cepat,” tuturnya.
Selain perluasan CFD, Pemkab Bogor mulai menata kawasan Setu Kabantenan yang disiapkan terhubung dengan Setu Cikaret dan beberapa setu lain di koridor Tegar Beriman untuk mendukung ruang publik dan kegiatan ekonomi masyarakat.
Baca juga: Pemkab Bogor jadikan CFD Tegar Beriman ruang tumbuh bagi UMKM
Pengerukan sedimentasi di Setu Kabantenan akan dimulai pekan ini menggunakan alat amfibius yang baru dimiliki Pemkab Bogor, bekerja sama dengan BBWS dan Pemprov Jawa Barat.
“Kalau penataan setu berjalan baik, aktivitas wisata air bisa kembali hidup dan memberi dampak ekonomi baru bagi masyarakat sekitar,” kata Rudy.
Ia berharap CFD serentak di kecamatan dapat mulai berjalan bertahap dalam beberapa pekan mendatang sehingga masyarakat memiliki ruang berkumpul, berolahraga, sekaligus mendorong geliat ekonomi lokal.
