Depok (ANTARA) - Program pengabdian masyarakat (Pengmas) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) melalui Departemen Kimia memberikan edukasi tentang penyakit diabetes kepada warga Depok.
Kegiatan yang dilakukan di Lapangan Basket RW 15, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis Kota Depok, Jawa Barat itu bertajuk “Generasi Bebas Diabetes: Kenali, Cegah, dan Lawan.”
Ketua Tim Pengmas, Pugoh Santoso, di kampus UI Depok, Jumat, mengatakan kegiatan ini digelar sebagai respons atas tingginya angka diabetes di Indonesia.
Acara yang melibatkan 15 dosen, enam mahasiswa, dan tenaga medis Fakultas Kedokteran UI ini diikuti sekitar 90 warga.
Baca juga: RSUI dan Etana kolaborasi penelitian klinis terapi diabetes melitus tipe 2
Kegiatannya mencakup edukasi kesehatan, senam, dan pemeriksaan kesehatan gratis. Warga tampak antusias, banyak yang datang lebih awal untuk mengikuti senam dan pemeriksaan.
Peserta juga kompak mengenakan seragam olahraga S3LOKA Bukit Cengkeh 1 bernuansa merah, menegaskan semangat kebersamaan dan tingginya minat mereka mengikuti kegiatan ini.
Data International Diabetes Federation (IDF) menempatkan Indonesia sebagai negara dengan jumlah penderita diabetes kelima terbanyak di dunia, berada di bawah Tiongkok, India, Pakistan, dan Amerika Serikat.
Baca juga: Doktor Farmasi UI kaji tanaman kait-kait untuk obati diabetes
Kondisi ini semakin mengkhawatirkan karena hasil Riskesdas dan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) menunjukkan bahwa penyakit ini telah menjangkiti kelompok usia produktif 20–79 tahun.
Bahkan, sekitar 86 persen penderita belum terdiagnosis dan 70 persen tidak terkontrol, sehingga sebagian besar masyarakat hidup dengan risiko tinggi tanpa menyadarinya.
“Diabetes bukan hanya persoalan medis, tapi juga kebiasaan hidup. Karena itu kami memilih pendekatan edukatif yang ringan dan bisa diterima keluarga,” ujar Pugoh.
Program ini menampilkan sinergi lintas disiplin antara ahli kimia dan tenaga medis. Hadir sebagai narasumber, dr. Muhammad Firhat Idrus, yang menilai kegiatan ini efektif untuk deteksi dini.
"Banyak orang baru sadar berisiko diabetes ketika komplikasi muncul. Pemeriksaan seperti ini membantu mendeteksi tanda awal,” katanya.
Baca juga: UI berikan edukasi siswa Depok tentang penyakit diabetes
Wakil Dekan FMIPA UI yang juga warga RW 15, Prof. Budiawan, menilai pemeriksaan kesehatan seperti ini sangat dibutuhkan masyarakat, terutama lansia.
“Parameter seperti gula darah dan kolesterol penting dipantau, namun banyak yang belum sempat memeriksakan diri,” ucapnya.
Ketua Departemen Kimia FMIPA UI, Asep Saefumillah, menyebut Pengmas merupakan upaya kampus meneguhkan perannya di tengah masyarakat.
Menurut dia, ilmu yang dimiliki menjadi bermakna ketika dapat diterapkan langsung.
“Bagi kami, keberhasilan bukan sekadar jumlah peserta, tetapi perubahan perilaku masyarakat yang kami edukasi. Artinya, apa yang kami sampaikan dipahami oleh masyarakat,” katanya.
UI berikan edukasi tentang penyakit diabetes bagi warga Depok
Jumat, 21 November 2025 18:26 WIB
FMIPA UI melalui Departemen Kimia memberikan edukasi tentang penyakit diabetes kepada warga Depok. ANTARA/HO-Humas UI
