Surabaya (ANTARA) - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta warga di sekitar Gunung Semeru meningkatkan kewaspadaan dan mengikuti arahan petugas setelah Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menetapkan status gunung tersebut menjadi Level IV Awas.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Dengan meningkatnya status Gunung Semeru menjadi Level IV (Awas), kami meminta seluruh warga untuk mematuhi larangan masuk ke zona bahaya. Dan segera mengungsi jika mendapat instruksi dari petugas di lapangan,” kata Gubernur Khofifah di Surabaya, Rabu malam.
Khofifah mengatakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, BPBD Kabupaten Lumajang, BPBD Kabupaten Malang, Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), relawan, serta unsur terkait lainnya telah bersiaga untuk melakukan mitigasi, memantau aktivitas vulkanik, serta menyiapkan fasilitas pengungsian.
“Kami terus berkoordinasi dengan PVMBG untuk memantau perkembangan aktivitas vulkanik Semeru. Masyarakat diharapkan tetap tenang namun waspada, serta tidak mudah percaya informasi yang tidak resmi,” katanya.
Baca juga: Gunung Semeru erupsi disertai luncuran awan panas sejauh 7 km pada Rabu sore
BPBD Jawa Timur melaporkan adanya aroma belerang pekat di beberapa permukiman yang menimbulkan gangguan kenyamanan dan pernapasan.
“Warga yang mengalami iritasi, sesak napas, atau gejala lain agar segera menuju pos kesehatan terdekat. Masker sudah didistribusikan oleh Tim Reaksi Cepat BPBD,” ucap Khofifah.
Hingga pukul 18.00 WIB, langkah penanggulangan meliputi koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Semeru, pemantauan lapangan oleh BPBD Kabupaten Lumajang, evakuasi warga, pengaturan arus pengungsi, distribusi masker, serta penyisiran area Gunung Sawur.
“Saya memohon seluruh warga di sekitar Semeru untuk mengutamakan keselamatan. Jangan menunggu arahan kedua. Petugas kami terus bekerja di lapangan,” kata Khofifah.
Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat koordinasi lintas pemerintah daerah, relawan, serta masyarakat.
“Semoga situasi dapat segera terkendali dan seluruh warga dalam keadaan sehat dan selamat. Mari saling menjaga, saling membantu, dan mematuhi instruksi petugas," katanya.
