Kabupaten Bogor (ANTARA) - Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara meminta Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait KabupatenBogor mempercepat penanganan dampak hujan lebat disertai angin kencang yang melanda sejumlah wilayah pada Selasa.
Sastra Winara menegaskan cuaca ekstrem harus menjadi peringatan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
“Saya meminta BPBD, Damkar, serta dinas terkait lainnya untuk segera melakukan penanganan di lokasi-lokasi terdampak dan memastikan tidak ada korban jiwa,” katanya di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, Selasa.
Sastra Winara juga mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan.
Baca juga: Puluhan rumah rusak diterjang angin kencang di Bogor pada Selasa siang
“Masyarakat kami minta menghindari area rawan seperti pohon besar, baliho tinggi, dan lokasi rentan longsor. Keselamatan harus menjadi prioritas,” ujarnya.
Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, hingga Selasa petang, angin kencang merusak total 44 rumah dengan tingkat kerusakan bervariasi, serta menyebabkan robohnya satu reklame dan sebuah motor tertimpa pohon tumbang di wilayah Cibinong.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, mengatakan kerusakan paling banyak terjadi di Kecamatan Ciseeng, terutama di Desa Parigi Mekar, yang mencatat satu rumah rusak berat serta puluhan rumah rusak sedang dan ringan.
Baca juga: BNPB ingatkan kesiapsiagaan hadapi potensi bencana hidrometeorologi di Bogor
“Hampir seluruh kerusakan berada di bagian atap rumah warga. Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang datang bersamaan sehingga beberapa bangunan tidak mampu menahan terpaan angin,” kata Adam.
Ia menjelaskan, kejadian serupa juga dilaporkan di Sukajaya, Sukaraja, Rumpin, Parung, dan Cibinong, masing-masing dengan tingkat kerusakan berbeda. Di Cibinong, satu pohon tumbang menimpa sepeda motor warga dan sempat menutup akses Jalan Raya Karadenan.
“Tim Reaksi Cepat BPBD langsung bergerak melakukan evakuasi pohon, asesmen, dan memberikan edukasi kebencanaan kepada warga di seluruh lokasi terdampak,” ujarnya.
