Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Sebanyak 525 peserta unjuk kemampuan pada ajang Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadits (MTQH) Ke-57 tingkat Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang berlangsung di kompleks perkantoran pemkab setempat selama 17-21 November 2025.
"Dengan mengucap Basmallah, kita buka MTQH ini. Semoga lantunan ayat-ayat suci Al Quran membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi," kata Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang saat membuka kegiatan itu di Bekasi, Senin.
Kegiatan dengan mengusung tema "Melalui MTQH, kita wujudkan masyarakat Kabupaten Bekasi bangkit, maju dan sejahtera berlandaskan Al Quran" itu, dengan para kafilah berasal dari 23 kecamatan. Mereka berlomba di sejumlah cabang, meliputi tilawah, qiroat, hafiz, tafsir, fahmil, syarhil, kaligrafi, karya tulis ilmiah serta hafalan hadits.
Dia mengatakan penyelenggaraan MTQH bukan sekadar kegiatan seremonial perlombaan keagamaan, melainkan turut menjadi kesempatan memperkokoh nilai religius, etika, hingga kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Baca juga: Pemkab Bekasi berikan "kadeudeuh" kafilah MTQH ke-39 Jawa Barat berprestasi
"MTQH sekaligus sebagai ajang membentuk karakter generasi muda yang religius, peduli lingkungan serta menjaga budaya lokal," katanya.
Dia menjelaskan Kabupaten Bekasi sebagai daerah religius berupaya untuk terus menggaungkan nilai-nilai Al Quran dalam kehidupan sehari-sehari, bukan hanya sebatas di lingkungan pondok pesantren.
"Tentu kita ingin melahirkan qari qariah, bibit-bibit baru hafiz hafizah sehingga menjadi pembinaan berkesinambungan. Kemudian yang terpenting itu membumikan Al Quran, masyarakat dalam sepekan ini akan dilantunkan bacaan Quran, anak-anak atau ibu-ibu mudah-mudahan dapat terangkat minat untuk belajar Quran," katanya.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran dan Hadits (LPTQH) Kabupaten Bekasi Hudaya menambahkan MTQH upaya membangun generasi Qurani yang cerdas, berakhlak kuat dan santun.
Baca juga: Bupati Karawang lepas 127 kafilah peserta MTQH tingkat Jabar
"MTQH bukan hanya lomba membaca atau menghafal Al Quran, tetapi ikhtiar memperkuat pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Al Quran di tengah masyarakat," katanya.
Ia berharap. seluruh peserta dapat berlomba dengan menjunjung tinggi nilai-nilai Al Quran serta menjadikan MTQH sebagai wadah meningkatkan kualitas diri serta spiritualitas.
"Semoga dari ajang ini lahir generasi berbakat yang mampu membawa nama harum Kabupaten Bekasi di ajang MTQH tingkat provinsi, nasional bahkan internasional. Kami juga telah menyiapkan pembinaan secara terukur dan berkesinambungan," kata dia.
