Depok (ANTARA) - Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan terus memberikan perlindungan kesehatan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Manfaat dari program ini benar-benar dirasakan nyata oleh Adri Fuji Kharisma (37). Adri yang merupakan salah satu warga Kota Depok ini sehari-hari bekerja sebagai pengemudi ojek online.
Saat ditemui oleh Tim Jamkesnews, ia menceritakan beberapa pengalamannya ketika menggunakan Program JKN untuk berobat. Diketahui istri Adri sempat menjalani persalinan di salah satu rumah sakit di Kota Depok. Saat itu ia mengaku sangat terbantu sekali sebab istrinya dapat melahirkan sang buah hati dengan selamat dan tanpa mengkhawatirkan soal biaya rumah sakit, pada Selasa (28/10).
“Saya terdaftar sebagai peserta JKN bersama istri saya. Saya dan istri beberapa kali sempat berobat pakai JKN, alhamdulillah tidak pernah bayar sama sekali. Semuanya dijamin, dari pemeriksaan oleh dokter sampai obat-obatan yang diresepkan bisa ditebus secara gratis di farmasi. Pengalaman yang paling berkesan saat pakai Kartu JKN ini tuh pas istri saya mau melahirkan. Karena adanya penyulit saat kehamilan, istri saya harus dirujuk ke Rumah Sakit Citra Arafiq Depok untuk menjalani persalinan secara operasi caesar. Alhamdulillah anak saya lahir dengan sehat dan ibunya juga selamat. Saya mikir kalau tidak ada jaminan kesehatan, mungkin saat itu saya kewalahan khawatir kalau biaya yang harus dibayarkan sangat besar apalagi ada tindakan operasi dan dirawat inap juga selama tiga hari waktu itu,” ucap Adri.
Baca juga: Anis syukuri hadirnya Program JKN di tengah keluarganya.
Baca juga: Desy: Berkat JKN anak saya bisa Ssembuh dari kanker tanpa khawatir biaya!
Kelahiran sang buah hati memang hal yang sangat dinanti-nantikan oleh pasangan suami istri. Hanya masi ada masyarakat yang belum aware bahwa setelah kelahiran sang buah hati, mereka juga perlu mendaftarkan anaknya menjadi peserta JKN. Adri yang saat itu full menjaga istrinya pasca persalinan menuturkan bahwa pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit cukup bagus, dan rumah sakit juga membantu mendaftarkan kepesertaan JKN anaknya.
Selama beberapa hari di rumah sakit, tidak satupun terlihat olehnya petugas rumah sakit memberikan pelayanan yang berbeda antara pasien satu dengan lainnya, semua dilayani dengan porsinya masing-masing. Adri turut bersyukur Program JKN hadir membersamai kelahiran sang buah hati.
“Semuanya full ditanggung mulai dari kontrol kehamilan, lalu operasi persalinan bahkan sampai perawatan pemulihan pasca persalinan pun dibiayai oleh Program JKN. Intinya benar-benar tidak mengeluarkan biaya apapun. Tidak hanya program ini, saya juga berterimakasih kepada rumah sakit yang sudah membantu proses persalinan istri saya. Meskipun kami pasien BPJS Kesehatan, kami dilayani dengan baik banget. Tidak ada membeda-bedakan, mau yang bayar umum atau BPJS semuanya sama. Jadi saya sangat membantah kalau masih ada orang yang beranggapan dan mengatakan pelayanan pasien BPJS Kesehatan kurang. Buktinya selama pakai Kartu JKN, saya belum pernah terkendala apapun sama sekali, semuanya berjalan lancar asalkan kita tau aturan penggunaannya,” jelas Adri.
Baca juga: 14 tahun jadi peserta, Priono akui BPJS Kesehatan sangat bantu keluarganya
Ternyata tak hanya untuk persalinan istrinya saja, Adri juga ikut memanfaatkan Program JKN untuk dirinya sendiri dalam pengobatan ringan seperti asam lambung. Biasanya Adri menjalani pemeriksaan kesehatan di Klinik Bhakti Jaya yang merupakan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat kepesertaan JKNnya terdaftar.
Ia juga mengaku puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh dokter maupun petugas administrasi kliniknya yang cepat tanggap. Adri menyampaikan harapannya agar BPJS Kesehatan bersama Program JKN dapat terus membantu semua masyarakat Indonesia hingga pelosok dan terus meningkatkan kualitas layanan yang diberikan. Ia juga berpesan kepada masyarakat yang belum menjadi peserta JKN untuk segara mendaftarkan diri karena jaminan kesehatan ini sangat penting.
“Saya juga pakai kok untuk berobat, alhamdulillah digunakannya untuk pengobatan penyakit ringan aja kayak lagi demam gitu, tapi pernah berobat juga karena asam lambung. Kalau berobat paling di klinik aja, Klinik Bhakti Jaya dekat rumah. Pelayanannya juga bagus, cepat juga prosesnya. Jadi gak ada ruginya terdaftar sebagai peserta JKN, karena benar-benar menjadi pelindung finansial saat berobat. Harapan saya semoga Program JKN ini tetap ada selamanya dan terus membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan kesehatan khususnya untuk masyarakat kurang mampu dan daerah pelosok. Semoga pelayanan yang diberikan semakin bagus dan semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya Program JKN dalam kehidupan ini,” tutupnya.
