Depok (ANTARA) - Keberadaan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kota Depok Jawa Barat, menjadi motor penggerak ekonomi rakyat yang bisa memberdayakan masyarakat.
Hal tersebut dikatakan oleh Staf Ahli Wali Kota Depok Bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dan Kemasyarakatan, Diah Sadiah di Depok, Jumat.
Program yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan.
"Koperasi Kelurahan Merah Putih ini adalah motor penggerak ekonomi rakyat. Namanya motor, berarti harus cepat berlari. Artinya, koperasi ini diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat dengan cepat dan efektif,” ujarnya.
Diah menyebutkan, Kota Depok menjadi salah satu daerah yang telah membentuk Koperasi Merah Putih di setiap kelurahan.
Keberadaan koperasi ini diharapkan mampu memperkuat perlindungan dan pertumbuhan ekonomi di masing-masing wilayah.
Ia menambahkan, dengan keberadaan koperasi ini mampu memberikan dampak positif untuk pertumbuhan ekonomi dan pembangunan daerah secara menyeluruh.
"Nanti bisa dilihat pengaruhnya, baik terhadap pertumbuhan ekonomi maupun pembangunan di Kota Depok, melalui peran koperasi-koperasi di setiap kelurahan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Diah juga menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
"Harapannya para pengurus khususnya bendahara dapat memahami pengelolaan keuangan, tentunya sesuai dengan aturan yang berlaku," katanya.
"Jadikan koperasi ini maju dan sehat. Ketua dan pengelola keuangan harus berkolaborasi. Transparansi penting agar anggota memahami kebutuhan dan arah pengelolaan koperasi,” kata Diah.
Baca juga: Anggaran pembangunan setiap kopdes capai Rp2,5 miliar
Baca juga: Bogor targetkan seluruh desa miliki Koperasi Merah Putih 2026
Baca juga: Menkop sebut Kopdes Merah Putih jadi benteng ekspansi ritel modern di desa
