Khartoum/Istanbul (ANTARA) - Lebih dari 99.000 warga sipil Sudan mengungsi dari El-Fasher di Sudan bagian barat sejak kota itu dikuasai kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) bulan lalu, menurut Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM), Kamis (13/11).
Dalam pernyataannya, lembaga PBB itu menyebutkan bahwa matriks pemantauan pengungsian mencatat tambahan 10.236 warga yang melarikan diri dari El-Fasher pada 9 hingga 12 November, sehingga total jumlah warga yang mengungsi mencapai 99.128 orang.
IOM menyampaikan bahwa angka tersebut masih bersifat awal dan dapat berubah seiring kondisi keamanan yang belum stabil dan perpindahan penduduk yang terus meningkat.
Mereka yang mengungsi, menurut IOM, berpindah ke berbagai lokasi di wilayah El-Fasher, Tawila, dan Kutum di Darfur Utara.
Konflik bersenjata antara militer Sudan dan RSF yang meletus pada April 2023 telah menewaskan sedikitnya 40.000 orang dan menyebabkan sekitar 12 juta warga mengungsi, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Sumber: Anadolu
Baca juga: IOM desak dunia bantu warga sipil Sudan
Baca juga: RSF gencatan senjata dengan pemerintah
Baca juga: Otoritas Sudan: 2.200 orang tewas oleh RSF
