Karawang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang, Jawa Barat, tengah menyeleksi penerima Beasiswa Karawang Cerdas 2025 untuk para pelajar mulai dari jenjang SD, SMP, SMA hingga perguruan tinggi, sebagai bentuk komitmen daerah dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pendidikan.
Kepala Bagian Kesra Setda Karawang Irlan Suarlan di Karawang, Rabu, menyampaikan pada tahun ini jumlah anggaran Beasiswa Karawang Cerdas naik Rp5 miliar, sehingga menjadi Rp25 miliar. Sedangkan pada tahun sebelumnya dianggarkan Rp20 miliar.
Seiring dengan penambahan anggaran itu, kata dia, jumlah penerima manfaat juga meningkat. Pada tahun sebelumnya menyasar 9.305 siswa dan mahasiswa, sedangkan tahun ini kuotanya tersedia untuk 11.774 orang.
Dari 11.774 kuota penerima manfaat, lanjutnya, porsi paling besar untuk jalur masyarakat kurang mampu yakni 60 persen. Sisanya untuk jalur tahfiz Quran lima persen dan jalur ASN/TNI/Polri sebesar dua persen.
Kemudian jalur anak berkebutuhan khusus dua persen, jalur kejuaraan lima persen, jalur perguruan tinggi di luar negeri satu persen, dan sisanya jalur nilai IPK 25 persen.
"Hari ini tes jalur tahfiz. Sedangkan pengumuman untuk yang lolos verifikasi dilanjutkan dengan pemberkasan pada 24 November," katanya.
Menurut dia, pendaftaran Beasiswa Karawang Cerdas tahun ini telah dibuka sejak 29 Oktober hingga 7 November 2025.
Ia menyampaikan Program Beasiswa Karawang Cerdas merupakan upaya pemerintah daerah untuk memastikan setiap anak Karawang memiliki kesempatan yang sama dalam menempuh pendidikan, baik yang berprestasi maupun yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Jumlah kuota penerima Beasiswa Karawang Cerdas selama tiga tahun terakhir, kata dia, mengalami peningkatan. Pada tahun 2023 mencapai 9.275 orang dan pada tahun 2024 sebanyak 9.305 orang. Kemudian pada tahun ini 11.774 orang.
“Perubahannya hanya pada kuota per jenjang pendidikan. Pada tahun ini ditingkatkan untuk SD dan SMP. Namun tetap disesuaikan dengan jumlah pendaftar yang masuk," kata dia.
