Kota Padang (ANTARA) - Penasihat Khas Menteri Luar Negeri Malaysia Bidang Kemanusiaan dan Pembangunan Semula Dato' Ahmad Azam melirik pengembangan potensi wisata sejarah dan religi di kawasan Danau Maninjau di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
"Potensi wisata sejarah dan religi di kawasan Danau Maninjau semakin diminati wisatawan Malaysia," kata Dato' Ahmad Azam di Padang, Selasa.
Ia menilai daya tarik wisata yang berkaitan dengan Buya Hamka memiliki potensi besar untuk berkembang lebih jauh, namun masih memerlukan dukungan infrastruktur yang memadai khususnya fasilitas penginapan.
Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau yang lebih dikenal dengan Buya Hamka merupakan sastrawan, filsuf, budayawan, dan ulama Indonesia yang lahir di Kabupaten Agam, Sumbar. Selain berstatus sebagai Pahlawan Nasional, Hamka merupakan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama.
Dato' Ahmad Azam mengatakan Buya Hamka merupakan sosok ulama besar dan cendekiawan Islam yang sangat dihormati di Malaysia. Pemikiran Buya Hamka telah menjadi sumber inspirasi di berbagai lembaga pendidikan tinggi, misalnya Universiti Islam Antarabangsa Malaysia (UIAM), Universiti Kuala Lumpur (UNIKL), dan Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu'adzam Shah (UniSHAMS) di Kedah.
