Moskow (ANTARA) - Sedikitnya delapan orang tewas setelah Topan Super Fung-wong menerjang wilayah timur laut Filipina pada akhir pekan, bertambah dari laporan sebelumnya sebanyak dua korban jiwa, demikian menurut Euronews, Senin (10/11).
Topan Super Fung-wong menyebabkan banjir parah dan tanah longsor sehingga membuat aliran listrik di seluruh provinsi terdampak padam. Sementara itu, lebih dari 1,4 juta orang terpaksa mengungsi, katanya.
Topan Fung-wong diperkirakan akan bergerak menuju China. Sehubungan dengan itu, otoritas China kemudian meminta warga untuk bersiap kemungkinan evakuasi dan menyiapkan perlengkapan darurat.
Baca juga: Topan Kalmaegi di Filipina akibatkan 80 orang tewas dan 75 hilang
Baca juga: Ribuan warga mengungsi saat badai tropis Fengshen hampiri pesisir Filipina
Baca juga: Ribuan warga mengungsi saat Topan Matmo terjang China untuk kedua kalinya
Sementara itu, otoritas Hualien timur di Taiwan telah menutup sekolah serta kantor pemerintahan. Warga di sejumlah wilayah itu juga diminta untuk mengungsi sementara sebagai langkah antisipasi.
Topan Super Fung-wong merupakan badai kuat kedua yang melanda Filipina dalam sepekan terakhir. Sebelumnya, Topan Kalmaegi juga menerjang Filipina tengah pekan lalu sehingga menewaskan sedikitnya 224 orang, dengan 109 lainnya masih hilang.
Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr. menyatakan status darurat nasional menyusul kerusakan yang meluas akibat bencana tersebut.
Sumber: Sputnik-OANA
