Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Bupati Bekasi, Jawa Barat, Ade Kuswara Kunang mengajak seluruh warga untuk meningkatkan rasa empati terhadap sesama sebagai salah satu wujud meneladani semangat para pahlawan, sekaligus bentuk pengabdian kepada negara.
"Karena perjuangan hari ini tidak lagi memakai bambu runcing, melainkan dengan ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian kepada sesama," katanya di Cikarang, Senin.
Bupati Ade mengatakan peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar mengenang nama-nama pejuang yang terukir di batu nisan, tetapi juga momentum untuk menyalakan kembali semangat perjuangan dan pengabdian bagi bangsa.
"Para pahlawan berjuang bukan untuk dirinya sendiri, tetapi demi masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal, yaitu kita semua yang berdiri di sini hari ini," katanya.
Baca juga: Wabup Karawang bersama pelajar dan Forkopimda tabur bunga peringati Hari Pahlawan
Ia menegaskan ada tiga nilai utama yang dapat diteladani dari para pahlawan yakni kesabaran, keikhlasan dalam berjuang, dan semangat mendahulukan kepentingan bangsa di atas segalanya.
Ade mencontohkan para pejuang tetap sabar menempuh ilmu, menyusun strategi, dan membangun kebersamaan di tengah segala keterbatasan. Bahkan setelah kemerdekaan diraih, mereka tidak berebut jabatan atau menuntut balasan, melainkan kembali mengabdi kepada rakyat.
"Kehormatan sejati bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan," katanya.
Ade juga mengingatkan penting memiliki pandangan jauh ke depan sebagaimana para pahlawan yang berjuang untuk generasi penerus bangsa. Darah dan air mata para pahlawan adalah doa yang tak pernah padam untuk Indonesia.
Baca juga: Seskab ajak bangun negeri dengan semangat juang para pahlawan
Saat ini, lanjut bupati, semangat kepahlawanan sejalan dengan arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto melalui AstaCita mencakup penguatan ketahanan nasional, pemerataan pendidikan, penegakan keadilan sosial, dan pembangunan manusia yang sehat, cerdas serta berdaya saing.
"Inilah semangat yang harus terus kita hidupkan, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih dan melayani lebih tulus kepada masyarakat," ucapnya.
Bupati turut meminta segenap masyarakat di daerah itu untuk meneruskan perjuangan para pahlawan dengan cara berkontribusi membangun Kabupaten Bekasi melalui semangat kebersamaan dan gotong royong.
Menurut dia, semangat kepahlawanan harus diwujudkan dalam kerja nyata di bidang pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan serta pembangunan sarana dan prasarana daerah. Kolaborasi lintas sektor dibutuhkan agar program pembangunan berjalan efektif.
Baca juga: TNI AL gelar upacara tabur bunga di Teluk Jakarta peringati Hari pahlawan 2025
"Saya yakin, bila seluruh unsur pemerintah, legislatif, Forkopimda, TNI, Polri, Kejaksaan, pengadilan, dan masyarakat bersatu dan bergotong royong, maka visi misi dan prioritas pembangunan Kabupaten Bekasi bisa terlaksana dengan optimal," katanya.
Upacara peringatan Hari Pahlawan ke-80 di Kabupaten Bekasi berlangsung penuh khidmat, diakhiri dengan sesi foto bersama mengenang KH. Noer Ali sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang Bekasi yang telah gugur demi kemerdekaan bangsa.
"Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam dengan bekerja, bergerak dan berdampak bagi masyarakat," kata Ade Kuswara Kunang.
