Jakarta (ANTARA) - Pembalap Ducati Lenovo Francesco "Pecco" Bagnaia menyebut salah dalam strategi pemilihan ban selama sprint race MotoGP Portugal yang berlangsung di Sirkuit Portimao Autodromo Internacional do Algarve, Sabtu malam WIB.
Pecco yang start dari urutan keempat harus puas finis di posisi kesembilan setelah tampil kurang menjanjikan selama balapan berlangsung.
"Sprint tidak berjalan seperti harapan saya. Saya menggunakan ban dengan daya cengkeraman yang kurang di awal lap dan, pada akhirnya, saya harus keluar dari persaingan ketika memasuki akhir balapan," kata Pecco dikutip dari Ducati Lenovo, Minggu.
Baca juga: Bagnaia tak bisa menjelaskan alasan bisa jatuh di MotoGP Australia
Baca juga: Marc Marquez dan Pecco bawa Ducati Lenovo amankan gelar tim terbaik MotoGP 2025
Sprint race MotoGP Portugal menyajikan pertarungan yang begitu sengit terutama antara pembalap Gresini Racing Alex Marquez yang saling sikut dengan pembalap KTM Pedro Acosta untuk memperebutkan posisi terdepan.
