Kupang, NTT (ANTARA) - Pemerintah Kota Kupang mengatakan Festival Sepe 2025 sebagai upaya mempromosikan bunga sepe atau flamboyan (Delonix regia) sebagai ikon wisata dan budaya di ibu kota Nusa Tenggara Timur tersebut.
“Festival ini bukan sekadar menampilkan pesona bunga flamboyan, tetapi juga untuk meneguhkan sepe sebagai ikon budaya dan identitas Kota Kupang,” kata Wakil Wali Kota Kupang Serena Francis di Kupang, Sabtu.
Festival memperkenalkan tenun bermotif bunga sepe sebagai ciri khas Kota Kupang. Sejak pertama kali ditemukan pada 2021, motif sepe telah resmi memperoleh sertifikat Hak Kekayaan Intelektual dari Kementerian Hukum RI.
“Tugas kita semua sebagai warga kota Kupang untuk mulai memperkenalkan motif daerah sendiri yaitu motif sepe,” katanya menambahkan.
Ia menambahkan festival tersebut dilaksanakan di Taman Nostalgia sebagai pusat kegiatan Saboak Koepan, event UMKM setiap akhir pekan.
Serena juga mendorong agar Festival Sepe menjadi perayaan tahunan sehingga menggerakkan ekonomi kreatif sekaligus melestarikan budaya lokal bagi generasi muda.
