Kota Bandung (ANTARA) - Sebanyak 200 warga Kota Bandung mendapatkan layanan operasi gratis melalui kegiatan bakti sosial (baksos) Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia bekerja sama dengan Rumah Sakit Murni Teguh Naripan Bandung.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyampaikan apresiasi atas kolaborasi antara yayasan kemanusiaan, rumah sakit, dan masyarakat yang bahu-membahu membantu sesama.
“Ini salah satu bentuk nyata dari pedoman warga jaga warga. Kolaborasi antara RS Murni Teguh dan Yayasan Buddha Tzu Chi berhasil membantu hampir 200 warga melalui operasi gratis. Ini 100 persen inisiatif masyarakat madani,” ujarnya di Bandung, Jawa Barat, Sabtu.
Ia menjelaskan bakti sosial tersebut meliputi berbagai tindakan operasi, seperti katarak, hernia, bibir sumbing, serta bedah minor untuk tumor jinak kecil.
Dia menjelaskan kegiatan tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan solidaritas yang terus tumbuh di Kota Bandung.
Ia juga mengapresiasi para dokter dan tenaga kesehatan relawan, termasuk ASN dari Dinas Kesehatan Kota Bandung yang ikut terlibat dalam kegiatan kemanusiaan itu.
“Kota Bandung bukan hanya pusat wisata dan ekonomi, tetapi juga pusat peradaban manusia yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan. Inilah Bandung, kota yang warganya saling menjaga,” ucapnya.
Ketua Tima Buddha Tzu Chi, Subekti Kartasasmita, menjelaskan kegiatan tersebut merupakan baksos besar ke-152 yang digelar Yayasan Buddha Tzu Chi secara nasional.
“Pasien yang kita jaring sebagian besar berasal dari Kota Bandung, tetapi ada juga dari Kabupaten Bandung, Cianjur, Ciamis, Subang, hingga Purwakarta. Antusiasme masyarakat sangat tinggi,” katanya.
Dia menjelaskan tujuan utama kegiatan ini meringankan beban masyarakat serta meningkatkan derajat kesehatan melalui pelayanan medis yang merata.
Direktur RS Murni Teguh Naripan Bandung Ruly Sjambali memastikan seluruh proses kegiatan diatur agar tidak mengganggu pelayanan reguler rumah sakit, mulai dari tahapan skrining, operasi, hingga perawatan lanjutan.
“Kami memastikan sarana, prasarana, serta tenaga medis siap sepenuhnya. Pasien yang menjalani operasi juga mendapat perawatan lanjutan agar proses pemulihannya optimal,” katanya.
