Jakarta (ANTARA) - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo mengingatkan kemungkinan akan terjadinya banjir rob pada 6 hingga 8 November 2025.
“Ada kemungkinan juga banjir rob pada 6, 7, 8 November. Mudah-mudahan ketika itu terjadi tidak secara bersamaan adanya banjir kiriman, banjir rob, maupun banjir lokal yang selama ini terjadi,” ujar Pramono di Balai Kota, Jumat.
Pramono mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) akan menyiagakan sebanyak 600 pompa yang dimiliki.
Baca juga: Warga Muara Angke Pluit gelar resepsi pernikahan saat banjir rob pada Senin malam
Baca juga: Banjir rob kembali rendam pemukiman warga di Pluit Jakut
Baca juga: Ikhtiar hadapi rob Jakarta
Selain itu, Pemprov DKI juga akan melanjutkan program normalisasi Kali Krukut dan Sungai Ciliwung untuk memperkuat sistem pengendalian banjir di Jakarta Selatan.
Sebelumnya, Pramono mengklaim penanganan banjir dan genangan di ibu kota lebih cepat dibandingkan daerah lainnya.
Diketahui, saat ini DKI Jakarta memiliki sekitar 600 pompa pengendali banjir di 202 lokasi, salah satunya di Waduk Pluit.
Waduk Pluit dengan luas 80 hektare memiliki 10 unit pompa dengan kapasitas 39 meter kubik per detik. Ini merupakan salah satu waduk utama untuk penampungan air di Jakarta.
