Kabupaten Bogor (ANTARA) -
Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika membawa sejumlah usulan pembangunan strategis dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta.
Rakornas tersebut menjadi forum penting penyelarasan program antara pemerintah pusat dan daerah, terutama untuk memastikan pembangunan nasional berjalan sejalan dengan kebutuhan riil di daerah.
“Rakornas ini bukan hanya forum koordinasi, tetapi wadah membangun bank solusi yang menghimpun berbagai usulan strategis dari seluruh daerah,” kata Ajat Rochmat Jatnika di Bogor, Kamis.
Ia menjelaskan, forum tersebut juga menjadi ajang menyamakan persepsi dalam pelaksanaan program prioritas nasional seperti Masyarakat Berdaya Guna (MBG), Koperasi Desa, Sekolah Rakyat, dan Ketahanan Pangan. Pelibatan daerah, lanjutnya, penting agar kebijakan pemerintah pusat tepat sasaran dan dapat diimplementasikan secara efektif.
Baca juga: Rakornas Kepala Daerah se-Indonesia bahas ekonomi dan pengendalian inflasi
Dalam kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Bogor mengajukan beberapa usulan prioritas, di antaranya pembangunan Jembatan Lewi Ranji dan penataan jalan tambang sebagai infrastruktur vital bagi kelancaran mobilitas dan distribusi hasil ekonomi daerah.
“Kedua proyek ini sangat krusial bagi peningkatan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bogor,” ujarnya.
Selain infrastruktur, Pemkab Bogor juga mengusulkan penguatan sektor ketahanan pangan, khususnya pada bidang perikanan. Usulan tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing ekonomi lokal dan mendukung program nasional pengendalian inflasi pangan.
Ajat juga menyoroti kondisi fiskal daerah yang masih menjadi tantangan bagi sejumlah kabupaten/kota di Indonesia. Menurutnya, terdapat 147 daerah yang kemampuan keuangannya belum mampu menutupi kebutuhan belanja wajib dan mengikat seperti gaji pegawai serta operasional dasar.
