Depok (ANTARA) - Pemerintah Kota Kota Depok Jawa Barat mengajak pelaku UMKM untuk terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital lewat pemanfaatan Artificial intelligence (AI) dan Digital Marketing.
Wali Kota Depok Supian Suri di Depok Rabu mengatakan, keberadaan UMKM memiliki peran penting sebagai penyangga ekonomi daerah, terlebih saat menghadapi situasi sulit seperti pandemi COVID-19 beberapa tahun lalu.
“Kita sama-sama tahu, pada masa pandemi saat banyak sektor tidak bergerak, yang mampu bertahan justru pelaku UMKM. Ini menjadi modal utama kita untuk memperkuat ekonomi lokal,” jelasnya.
Baca juga: Batik Depok gerakkan UMKM dan ekonomi kreatif berkembang
Baca juga: FEB UI melalui Pengmas dampingi IKM Depok tembus ekspor ke Malaysia
Baca juga: Pemkot Depok targetkan 1.000 sertifikat halal untuk usaha mikro sepanjang 2025
Dengan jumlah penduduk lebih dari dua juta jiwa, Supian Suri menilai pasar lokal Kota Depok sudah sangat potensial bagi produk-produk UMKM tanpa harus bergantung pada pasar luar daerah.
“Kalau UMKM kita bisa menghasilkan produk yang diterima masyarakat, itu sudah sangat cukup. Pasar Depok sendiri sudah besar,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kecepatan beradaptasi di era digital, mengutip pesan dari Staf Khusus Presiden Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar N Karbala.
“Bukan yang kuat yang akan bertahan, tapi yang cepat belajar dan cepat beradaptasi terhadap perkembangan,” jelasnya.
“Kami berharap pelaku UMKM dapat semakin melek teknologi dan mampu memanfaatkan potensi digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing,” demikian Supian.
Pemkot Depok ajak pelaku UMKM beradaptasi dengan teknologi digital
Rabu, 29 Oktober 2025 16:36 WIB
Wali Kota Depok Suoian Suri. ANTARA/Feru Lantara
