Kabupaten Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor Rudy Susmanto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana alam, seiring meningkatnya intensitas curah hujan di wilayah Kabupaten Bogor.
Imbauan tersebut disampaikan Rudy menanggapi penetapan status darurat siaga bencana oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Ia menegaskan, meskipun berharap Bogor terhindar dari bencana, seluruh pihak perlu menyiapkan langkah antisipatif menghadapi berbagai kemungkinan.
“Darurat siaga bencana kita sama-sama mengantisipasi hal terburuk terjadi, tapi mudah-mudahan di Bogor tidak terjadi bencana. Namun bencana tidak bisa diprediksi, jadi kita mempersiapkan segala sesuatu risikonya,” kata Rudy di Cibinong, Selasa.
Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Bogor telah menyiapkan beberapa skenario penanganan berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Langkah itu termasuk kesiapan tim tanggap darurat dan koordinasi lintas instansi untuk memperkuat mitigasi di wilayah rawan.
Baca juga: Bupati Bogor: Pemkab tidak beri perlindungan bagi ASN pengguna narkoba
Baca juga: Bupati Bogor: Pusat layanan haji dan umrah di Pakansari rampung 2027
“BMKG memprediksi intensitas curah hujan tinggi beberapa bulan ke depan. Kami juga menghimbau masyarakat yang tinggal di dekat tebing atau aliran sungai untuk lebih waspada,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah desa dan kecamatan diminta siaga penuh saat hujan lebat atau angin kencang melanda.
“Kita sama-sama berdoa mudah-mudahan seluruh masyarakat Bogor diberikan keselamatan oleh Allah SWT,” imbuhnya.
