Depok (ANTARA) - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok dari Daerah Pemilihan (Dapil) Beji, Cinere, dan Limo (BCL), Ubaidilah mendorong alokasi anggaran untuk pembangunan tiga Puskesmas baru dalam Pembahasan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Kota Depok Tahun Anggaran 2026.

Dorongan ini disampaikan Ubaidilah dalam Rapat Kerja (Raker) Badan Anggaran (Banggar) DPRD Depok, Selasa.

Fokus utama dari usulan ini adalah peningkatan rasio pelayanan kesehatan di wilayah Dapil BCL yang dinilai masih belum memadai dibandingkan dengan jumlah penduduk.

Kesehatan adalah prioritas utama. Berdasarkan data yang kami miliki, rasio Puskesmas dengan jumlah penduduk di Cinere dan Limo masih jauh dari ideal. Saat ini jumlah penduduk di Kecamatan Limo adalah 105,754 orang dan Kecamatan Cinere berjumlah 86,860 orang. 

Adapun rasio standar pelayanan minimumnya sesuai peraturan kementrian Kesehatan adalah 30.000 orang untuk 1 Puskesmas. Saat ini Kecamatan Limo dan Cinere baru memiliki masing-masing 1 Puskesmas.

Ubaidilah menyoroti bahwa Kecamatan Limo, dengan pertumbuhan penduduk yang pesat, membutuhkan penambahan fasilitas kesehatan primer untuk memastikan akses yang merata dan mengurangi beban layanan di Puskesmas yang sudah ada.

Demikian pula dengan Kecamatan Cinere, penambahan satu unit Puskesmas diharapkan dapat mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, sesuai dengan standar pelayanan minimum (SPM) bidang kesehatan.

Anggota Banggar ini menambahkan bahwa investasi pada infrastruktur kesehatan primer seperti Puskesmas adalah langkah strategis untuk menciptakan masyarakat yang lebih sehat dan produktif.

"Kami berharap usulan ini bisa menjadi catatan serius Pemkot Depok karena merupakan janji kampaye Walikota Depok. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi investasi jangka panjang untuk kualitas hidup warga Depok, khususnya di Cinere dan Limo," demikian Ubaidilah.



Pewarta: Antara
Editor : Feru Lantara

COPYRIGHT © ANTARA 2026