• Top News
  • Terkini
  • Rilis Pers
Antaranews.com
Tentang Kami
Antara News bogor
Sabtu, 6 Desember 2025
Antara News bogor
Antara News bogor
  • Home
  • Nusantara
      • antaranews.com
      • Aceh/NAD
      • Bali
      • Bangka/Belitung
      • Banten
      • Bengkulu
      • Gorontalo
      • Jambi
      • Jawa Barat
      • Jawa Tengah
      • Jawa Timur
      • Kalimantan Barat
      • Kalimantan Selatan
      • Kalimantan Tengah
      • Kalimantan Timur
      • Kalimantan Utara
      • Kepulauan Riau
      • Kuala Lumpur
      • Lampung
      • Maluku
      • Megapolitan
      • NTB
      • NTT
      • Papua
      • Papua Tengah
      • Riau
      • Sulawesi Selatan
      • Sulawesi Tengah
      • Sulawesi Tenggara
      • Sulawesi Utara
      • Sumatera Barat
      • Sumatera Selatan
      • Sumatera Utara
      • Yogyakarta
  • Nasional
    • Bank Tanah target sertifikat hak pakai lahan reforma agraria tuntas diserahkan 2026

      Bank Tanah target sertifikat hak pakai lahan reforma agraria tuntas diserahkan 2026

      2 jam lalu

      Pembangunan kawasan Legislatif dan Yudikatif di IKN kini sudah masuk fase konstruksi

      Pembangunan kawasan Legislatif dan Yudikatif di IKN kini sudah masuk fase konstruksi

      4 jam lalu

      Harga emas Antam turun Rp3.000 menjadi Rp2,404 juta/gram pada Sabtu

      Harga emas Antam turun Rp3.000 menjadi Rp2,404 juta/gram pada Sabtu

      9 jam lalu

      Kapal Ganesha milik Basarnas tiba di Sibolga usai lima hari berlayar dari Jakarta

      Kapal Ganesha milik Basarnas tiba di Sibolga usai lima hari berlayar dari Jakarta

      10 jam lalu

      Arupa luncurkan Arupa Backup untuk menjawab tantangan keamanan data perusahaan

      Arupa luncurkan Arupa Backup untuk menjawab tantangan keamanan data perusahaan

      22 jam lalu

  • Kabar Daerah
      • Bogor Update
      • Depok Update
      • Sukabumi Update
      • Bekasi Update
      • Purwasuka Update
      Bupati Bogor keluarkan Surat Edaran tekan angka anak tidak sekolah

      Bupati Bogor keluarkan Surat Edaran tekan angka anak tidak sekolah

      2 jam lalu

      Pemkot Bogor apresiasi penanganan stunting

      Pemkot Bogor apresiasi penanganan stunting

      2 jam lalu

      Diskominfo susun strategi komunikasi konten berbahasa asing

      Diskominfo susun strategi komunikasi konten berbahasa asing

      5 jam lalu

      Pemkot Bogor sebut pengelola pengaduan ujung tombak komunikasi pemerintah

      Pemkot Bogor sebut pengelola pengaduan ujung tombak komunikasi pemerintah

      6 jam lalu

      Pemkot Depok data hewan terlantar lewat Platform Satu Peta Anabul

      Pemkot Depok data hewan terlantar lewat Platform Satu Peta Anabul

      2 jam lalu

      PMI Depok kirim 100 kantong darah bantu korban bencana banjir dan longsor di Sumatera

      PMI Depok kirim 100 kantong darah bantu korban bencana banjir dan longsor di Sumatera

      5 Desember 2025 14:13

      DKUM Kota Depok latih 500 peserta kewirausahaan UMKM sepanjang 2025

      DKUM Kota Depok latih 500 peserta kewirausahaan UMKM sepanjang 2025

      5 Desember 2025 11:01

      Damkar Depok menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi

      Damkar Depok menuju predikat Wilayah Bebas dari Korupsi

      4 Desember 2025 16:38

      Pemkab Sukabumi memperingati Hari AIDS Sedunia

      Pemkab Sukabumi memperingati Hari AIDS Sedunia

      1 jam lalu

      Gerakan Pramuka Sukabumi miliki Adhyasta Pemilu

      Gerakan Pramuka Sukabumi miliki Adhyasta Pemilu

      6 jam lalu

      Sekda Sukabumi: Barang milik daerah krusial dalam pemerintahan

      Sekda Sukabumi: Barang milik daerah krusial dalam pemerintahan

      10 jam lalu

      Bupati Sukabumi berikan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 100 PNS

      Bupati Sukabumi berikan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada 100 PNS

      22 jam lalu

      Pemkot Bekasi perluas akses program bantuan pendidikan

      Pemkot Bekasi perluas akses program bantuan pendidikan

      1 jam lalu

      Pemkot tunda lagi Pesona Nusantara Bekasi Keren

      Pemkot tunda lagi Pesona Nusantara Bekasi Keren

      2 jam lalu

      Delapan truk bantuan logistik dari Pemkab Bekasi diberangkatkan menuju Sumatera

      Delapan truk bantuan logistik dari Pemkab Bekasi diberangkatkan menuju Sumatera

      7 jam lalu

      Bupati Bekasi kunjungi dan beri bantuan darurat korban banjir rob di Muaragembong

      Bupati Bekasi kunjungi dan beri bantuan darurat korban banjir rob di Muaragembong

      9 jam lalu

      Realisasi pendapatan dan belanja daerah Pemkab Karawang masih rendah

      Realisasi pendapatan dan belanja daerah Pemkab Karawang masih rendah

      2 jam lalu

      KAI Daop 2 Bandung siagakan petugas di titik jalur rawan bencana jelang libur Nataru

      KAI Daop 2 Bandung siagakan petugas di titik jalur rawan bencana jelang libur Nataru

      7 jam lalu

      Pemkab Karawang membangun mal pelayanan publik di Cikampek

      Pemkab Karawang membangun mal pelayanan publik di Cikampek

      7 jam lalu

      Besok, Hunian Warisan Bangsa Purwakarta resmi diluncurkan

      Besok, Hunian Warisan Bangsa Purwakarta resmi diluncurkan

      5 Desember 2025 13:14

  • Kesehatan
    • Kaltim deteksi 1.018 kasus HIV baru pada 2025

      Kaltim deteksi 1.018 kasus HIV baru pada 2025

      1 jam lalu

      Pusat Krisis Kemenkes buka pos kesehatan di pengungsian korban banjir Agam

      Pusat Krisis Kemenkes buka pos kesehatan di pengungsian korban banjir Agam

      4 jam lalu

      Tim Medis Sulsel beri layanan intensif bagi korban bencana di Pulau Sumatera

      Tim Medis Sulsel beri layanan intensif bagi korban bencana di Pulau Sumatera

      10 jam lalu

      Wamenkes: Jakarta Siaga Stroke diharapkan turunkan angka stroke

      Wamenkes: Jakarta Siaga Stroke diharapkan turunkan angka stroke

      5 Desember 2025 17:16

      Dokter sebut orang dewasa muda dan remaja bisa jadi pembawa meningokokus

      Dokter sebut orang dewasa muda dan remaja bisa jadi pembawa meningokokus

      5 Desember 2025 09:18

  • Iptek
    • Siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas di Makassar belajar film bersama TVRI

      Siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas di Makassar belajar film bersama TVRI

      2 jam lalu

      Mahasiswa Unimal berikan layanan reparasi elektronik untuk korban bencana

      Mahasiswa Unimal berikan layanan reparasi elektronik untuk korban bencana

      2 jam lalu

      UI terima permohonan maaf Ko-Promotor disertasi Bahlil Lahadalia

      UI terima permohonan maaf Ko-Promotor disertasi Bahlil Lahadalia

      4 jam lalu

      Peneliti UI sebut penanganan kekerasan seksual anak belum berpihak korban

      Peneliti UI sebut penanganan kekerasan seksual anak belum berpihak korban

      4 jam lalu

      IPB rancang kurikulum ekonomi biru

      IPB rancang kurikulum ekonomi biru

      6 jam lalu

  • Artikel
    • Solidaritas dari ujung negeri hadir untuk korban bencana di Sumatera

      Solidaritas dari ujung negeri hadir untuk korban bencana di Sumatera

      2 jam lalu

      Cerita heroik penyintas likuefaksi selamatkan warga dari sapuan galodo

      Cerita heroik penyintas likuefaksi selamatkan warga dari sapuan galodo

      4 jam lalu

      Cipari, laboratorium harmoni: Ketika tradisi lokal meruntuhkan sekat agama

      Cipari, laboratorium harmoni: Ketika tradisi lokal meruntuhkan sekat agama

      4 jam lalu

      Bayang panjang gedung NCC yang belum juga terwujud

      Bayang panjang gedung NCC yang belum juga terwujud

      10 jam lalu

      Becak listrik jadi harapan baru bagi para pengayuh lansia di Cilacap

      Becak listrik jadi harapan baru bagi para pengayuh lansia di Cilacap

      20 jam lalu

  • Lingkungan Hidup
    • Tim SAR gabungan cari tiga warga tertimbun longsor di Arjasari Bandung

      Tim SAR gabungan cari tiga warga tertimbun longsor di Arjasari Bandung

      4 jam lalu

      Menteri LH identifikasi tiga sumber utama memperparah banjir di Tapanuli Selatan

      Menteri LH identifikasi tiga sumber utama memperparah banjir di Tapanuli Selatan

      10 jam lalu

      Guguran lava Gunung Semeru meluncur hingga 1 km ke arah Besuk Kobokan

      Guguran lava Gunung Semeru meluncur hingga 1 km ke arah Besuk Kobokan

      10 jam lalu

      Banjir rob rendam permukiman warga di Muaragembong Bekasi

      Banjir rob rendam permukiman warga di Muaragembong Bekasi

      20 jam lalu

      Subang dilanda bencana banjir hingga tanah longsor

      Subang dilanda bencana banjir hingga tanah longsor

      22 jam lalu

  • Wisata
    • Kementerian Pariwisata dukung peningkatan kapasitas SDM di Sulawesi Tengah

      Kementerian Pariwisata dukung peningkatan kapasitas SDM di Sulawesi Tengah

      1 jam lalu

      Menpar: WIA 2025 jadi upaya majukan pariwisata RI berkualitas

      Menpar: WIA 2025 jadi upaya majukan pariwisata RI berkualitas

      4 jam lalu

      Desa Wisata Hijau Bilebante di Lombok Tengah jadi Desa Wisata Terbaik Nasional WIA 2025

      Desa Wisata Hijau Bilebante di Lombok Tengah jadi Desa Wisata Terbaik Nasional WIA 2025

      9 jam lalu

      Kemenpar tingkatkan kualitas destinasi wisata naik kelas lewat networking WIA

      Kemenpar tingkatkan kualitas destinasi wisata naik kelas lewat networking WIA

      20 jam lalu

      Tanjung Lesung di Banten tawarkan opsi liburan jelang Natal dan Tahun Baru

      Tanjung Lesung di Banten tawarkan opsi liburan jelang Natal dan Tahun Baru

      5 Desember 2025 17:24

  • Internasional
    • Dubes sebut Uni Emirat Arab konsisten dukung upaya mengatasi krisis di Sudan

      Dubes sebut Uni Emirat Arab konsisten dukung upaya mengatasi krisis di Sudan

      2 jam lalu

      Delapan negara Muslim termasuk Indonesia desak Rafah dibuka dua arah bagi warga Palestina

      Delapan negara Muslim termasuk Indonesia desak Rafah dibuka dua arah bagi warga Palestina

      4 jam lalu

      Kerahkan kapal-kapal militer ke perairan Asia Timur, China: Itu tindakan sah

      Kerahkan kapal-kapal militer ke perairan Asia Timur, China: Itu tindakan sah

      9 jam lalu

      Tangkap ikan sarden berlebihan, 95% penguin Afrika mati kelaparan sepanjang 2004-2011

      Tangkap ikan sarden berlebihan, 95% penguin Afrika mati kelaparan sepanjang 2004-2011

      20 jam lalu

      Putin puji upaya AS dalam penyelesaian konflik Ukraina

      Putin puji upaya AS dalam penyelesaian konflik Ukraina

      5 Desember 2025 08:35

  • Olahraga
    • Indonesia dapat bye pada beregu putra bulu tangkis SEA Games 2025 Thailand

      Indonesia dapat bye pada beregu putra bulu tangkis SEA Games 2025 Thailand

      1 jam lalu

      Diandalkan di AYPG 2025, atlet para-angkat berat Delima Yunia mengaku tak terbebani

      Diandalkan di AYPG 2025, atlet para-angkat berat Delima Yunia mengaku tak terbebani

      4 jam lalu

      Lille menang 1-0 atas Marseille berkat gol tunggal Ethan Mbappe

      Lille menang 1-0 atas Marseille berkat gol tunggal Ethan Mbappe

      9 jam lalu

      Persib Bandung tumbangkan tamunya Borneo FC 3-1

      Persib Bandung tumbangkan tamunya Borneo FC 3-1

      20 jam lalu

      Jaka Bijol sebut golnya ke gawang Chelsea pada laga lanjutan Liga Inggris istimewa

      Jaka Bijol sebut golnya ke gawang Chelsea pada laga lanjutan Liga Inggris istimewa

      5 Desember 2025 09:12

  • Foto
    • Istighosah kubro untuk korban banjir bandang Sumatra di Bogor

      Istighosah kubro untuk korban banjir bandang Sumatra di Bogor

      Rabu, 3 Desember 2025 9:36

      Aksi bersihkan pusara di Taman Makam Pahlawan Bogor

      Aksi bersihkan pusara di Taman Makam Pahlawan Bogor

      Jumat, 7 November 2025 9:45

      Pohon tumbang menimpa angkot di Kota Bogor

      Pohon tumbang menimpa angkot di Kota Bogor

      Selasa, 4 November 2025 8:53

      Layanan Jempol Bahagia Disdukcapil Kota Bogor

      Layanan Jempol Bahagia Disdukcapil Kota Bogor

      Senin, 3 November 2025 8:17

      Generasi Campus Roadshow 2025 di IPB University

      Generasi Campus Roadshow 2025 di IPB University

      Jumat, 24 Oktober 2025 13:35

  • Video
    • Distribusi bantuan korban banjir Sumatera seadanya?, ini penjelasan TNI

      Distribusi bantuan korban banjir Sumatera seadanya?, ini penjelasan TNI

      Rabu, 3 Desember 2025 10:12

      BNPB punya Rp500 miliar, Purbaya siap tambah anggaran tangani bencana

      BNPB punya Rp500 miliar, Purbaya siap tambah anggaran tangani bencana

      Selasa, 2 Desember 2025 15:28

      Jangan sampai ketinggalan! promo early bir

      Jangan sampai ketinggalan! promo early bir

      Minggu, 30 November 2025 20:39

      Combo 3 view alam dalam 1 hotel

      Combo 3 view alam dalam 1 hotel

      Minggu, 30 November 2025 20:38

      Hotel bintang 5  ter-halal se-Jabar!

      Hotel bintang 5 ter-halal se-Jabar!

      Minggu, 30 November 2025 20:36

Sentuhan panas bumi hadirkan kopi Kamojang ke panggung dunia

Oleh Feri Purnama Senin, 27 Oktober 2025 19:42 WIB

Sentuhan panas bumi hadirkan kopi Kamojang ke panggung dunia

Petani dan pekerja Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Kamojang memeriksa kualitas biji kopi saat pengeringan menggunakan teknologi rumah kering panas bumi di Desa Laksana, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (24/9/2025). (ANTARA/Feri Purnama)

Garut (ANTARA) - Suara desisan uap panas bumi seringkali terdengar jelas oleh orang yang sedang berada di sekitar kawasan pembangkit listrik tenaga panas bumi di kawasan Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Kamojang, daerah perbatasan Kabupaten Garut dengan Bandung, Jawa Barat.

Suara itu keluar dari lubang pipa tekanan uap panas bumi yang dimanfaatkan untuk penggerak turbin hingga akhirnya bisa menjadi energi listrik.  Pembangkit listrik itu beroperasi sejak 1983.

Sejak 2023, panas bumi di sana memberikan manfaat baru bagi pebisnis kopi. Sumber panas itu digunakan untuk proses pengeringan ceri kopi dengan teknologi  rumah pengeringan panas bumi.

PT PGE Area Kamojang membangun ruang tempat pengeringan kopi energi panas bumi sebagai bagian dari program  CSR di Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Bandung.

Pertamina memanfaat

Suara desisan uap panas bumi seringkali terdengar jelas oleh orang yang sedang berada di sekitar kawasan pembangkit listrik tenaga panas bumi di kawasan Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Kamojang, daerah perbatasan Kabupaten Garut dengan Bandung, Jawa Barat.

Suara itu keluar dari lubang pipa tekanan uap panas bumi yang dimanfaatkan untuk penggerak turbin hingga akhirnya bisa menjadi energi listrik.  Pembangkit listrik itu beroperasi sejak 1983.

Sejak 2023, panas bumi di sana memberikan manfaat baru bagi pebisnis kopi. Sumber panas itu digunakan untuk proses pengeringan ceri kopi dengan teknologi  rumah pengeringan panas bumi.

PT PGE Area Kamojang membangun ruang tempat pengeringan kopi energi panas bumi sebagai bagian dari program  CSR di Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Bandung.

Pertamina memanfaatkan uap buangan sebagai sumber panas alternatif pertama di dunia untuk proses pengeringan ceri kopi secara efisien dan ramah lingkungan, serta mendukung ekonomi sirkular berbasis energi bersih.

Di sana terdapat dua bangunan sederhana tak berdinding kayu, baja ringan, dan plastik bening penutup ruangan agar kedap udara. Tapi cahaya matahari tetap bisa menembus ruangan yang dilengkapi perangkat pengatur suhu ruangan agar bisa diatur antara 33 sampai 50 derajat celcius,

Tempat tersebut mampu mengeringkan 6 ton ceri kopi yang beroperasi 24 jam dengan kemampuan proses pengeringan tiga kali lipat lebih cepat dibandingkan cara lama penjemuran konvensional memanfaatkan panas matahari.

Bernilai ekonomis 

Bagi Moh Ramdan Reza, keberadaan rumah pengeringan panas bumi di Kamojang telah banyak membantu menjalankan usaha kopinya, terutama dalam proses pengeringan yang lebih cepat dan lebih ringan biaya operasionalnya.

Pria berusia 34 tahun yang disapa dengan nama panggilan Deden itu mendedikasikan hidupnya untuk berbisnis kopi. Dia merupakan mitra yang memanfaatkan program CSR dari PGE. Saat ini dia fokus mengembangkan kopi Kamojang. Produksinya sudah bersaing dengan produk kopi unggulan lainnya di berbagai daerah dan juga mancanegara.

Padahal jauh sebelumnya saat mulai terjun ke bisnis kopi tahun 2015, Deden kerepotan karena harus bergantung pada kondisi cuaca untuk  proses pengeringan buah kopi.

Deden bersama sejumlah pegawainya akan sibuk ketika panen kopi tiba. Selain harus mempersiapkan modal juga harus melakukan proses penjemuran buah kopi di hamparan yang membutuhkan lahan luas di bawah terik sinar matahari.

Proses pengeringan kopi secara konvensional bergantung pada kondisi cuaca. Apabila cuaca panasnya normal setiap hari maka bisa menghabiskan waktu 30 hari untuk proses kopi natural. Namun jika kondisinya hujan atau mendung bisa sampai 40 hari atau lebih.

Lebih repot lagi ketika turun hujan secara tiba-tiba. Kopi yang dijemur di hamparan terbuka itu harus segera ditutupi plastik, atau segera dimasukkan ke tempat teduh agar tidak terkena air hujan. Jika terlambat, proses pengeringan bisa saja lebih lama lagi.

Berbeda dengan sistem pengeringan kopi dengan metode pemanfaatan panas bumi yang menurut Deden jauh lebih mudah. Metode itu tidak hanya memangkas biaya produksi, tapi memangkas waktu jadi lebih cepat. Untuk pengolahan kopi natural lama proses pengeringannya bisa sepekan atau paling lama 10 hari.

Waktu yang jauh lebih singkat itu, bagi Deden, memberikan keuntungan dalam biaya proses produksi dibandingkan dengan cara konvesional yang harus melibatkan pekerja minimal dua orang dengan upah Rp100 ribu per hari dengan target pengeringan selama 30 hari.

Waktu selama 30 hari itu tentunya pelaku usaha harus mengeluarkan biaya sebesar Rp3 juta. Jika waktunya lebih lama, maka beban upah akan lebih besar untuk sampai menjadi green bean.

 

Bisnis Sosial

Bagi Deden, pengembangan bisnis kopi dengan pemanfaatan panas bumi itu  untuk membangun kewirausahaan sosial yang bisa melibatkan banyak masyarakat dari hulu sampai hilir, tidak ada lagi pihak yang dirugikan, melainkan semuanya untung.

Berkat teknolgi pengeringan itu, biaya yang biasanya digunakan untuk proses pengeringan yang lama bisa dialihkan untuk membeli hasil kopi dengan harga lebih tinggi. Misalkan biasanya ceri kopi Rp16 ribu per kilogram, melalui konsep sosial ini bisa dibeli dari petani dengan harga  Rp17 ribu sampai Rp18 ribu per kilogram.

Kerjasa sama yang dibangun oleh PT PGE tersebut tentu diharapkan Deden bisa terus berkelanjutan, sehingga secara berkala memberikan pelatihan budidaya, kemudian pupuk, dan juga bibit untuk peluasan lahan. 

Cara berbisnis yang dilakukan Deden bersama PT PGE itu dapat mempersempit kesenjangan petani dengan produsen. 

"Saya ingin mempersempit kesenjangan petani dengan produsen. Jangan produsen saja yang semakin kaya, tapi petani juga harus kaya," katanya.

Pemanfaatan panas bumi untuk pengeringan kopi  berbasis bisnis sosial itu tidak hanya oleh Deden. Ada pebisnos kopi lainnya yakni pemilik Asli Kopi Kamojang Arabika (Akkar) Aki Undang (72) yang memiliki kedai di sekitar PT PGE, Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Bandung.

Aki Undang mendukung adanya inovasi pengeringan kopi dengan metode panas bumi karena  membantu mempercepat pengeringan dibandingkan dengan proses penjemuran. 

Selain Undang, pelaku usaha kopi dari Kampung Legok Pulus, Desa Sukakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut juga juga memanfaatkan panas bumi untuk proses pengeringan kopi.

Dia adalah Ahmad Nur Fathurodin yang menilai keberadaan geothermal dry house itu telah  memudahkan dalam proses pengeringan ceri kopi tanpa penjemuran panas matahari.

Menurut dia teknologi itu masih terus perlu dikembangkan agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Juga bisa lebih diperluas tempatnya yang saat ini baru mampu menampung 6 sampai 8 ton ceri kopi.

Kopi dari hasil pengeringan kopi itu, menurut Ahmad, memiliki pasar yang bagus, seperti halnya kopi yang dibuatnya telah banyak dinikmati penikmat kopi dalam dan luar negeri. Dia sudah  mengirimkan produknya ke Korea Selatan, kemudian selanjutnya rencana ke Taiwan dan Australia.

"Penikmat kopi itu biasanya senang ceritanya, dan ini ada ceritanya kopi geotermal yang diklaim satu-satunya di dunia," katanya.

Inovasi baru yang dikembangkan PT PGE dengan pelaku usaha kopi tersebut mendapatkan dukungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Garut karena telah membantu mempercepat proses pengeringan yang hasilnya memberikan keuntungan bagi petani.

Dukungan itu membantu petani bisa lebih cepat dalam penyediaan barang ketika ada permintaan pasar dengan jumlah besar dan juga bisa menjaga kualitas kopi secara konsisten, dan tidak mudah terserang jamur akibat lama disimpan. 

Dipatenkan

Inovasi pengeringan kopi itu bagian dari praktik terbaik dalam pemanfaatan energi baru dan terbarukan yang meraih penghargaan di ajang ASEAN Renewable Energy Project Awards 2024 untuk kategori off-grid thermal yang digelar di Vientiane, Laos.

Penghargaan ditujukan untuk mempromosikan inisiatif-inisiatif clean coal technology (CCT), efisiensi energi, dan pengembangan energi terbarukan sekaligus mengapresiasi praktik-praktik terbaik dalam pengembangan energi.

Inovasi PT PGE itu sudah resmi memiliki Sertifikat Paten Sederhana tahun 2024 dari Kementerian Hukum dan HAM sebagai bukti klaim pertama mengembangkan inovasi tersebut di Indonesia bahkan dunia.

Kini hasil dari kopi itu terus mengembangkan pemasarannya secara global, seperti saat ini kopi produknya sudah bisa diekspor ke Jerman dan Jepang tahun 2025, dan ada potensi pasar lain yakni Arab Saudi, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

kan uap buangan sebagai sumber panas alternatif pertama di dunia untuk proses pengeringan ceri kopi secara efisien dan ramah lingkungan, serta mendukung ekonomi sirkular berbasis energi bersih.

Di sana terdapat dua bangunan sederhana tak berdinding kayu, baja ringan, dan plastik bening penutup ruangan agar kedap udara. Tapi cahaya matahari tetap bisa menembus ruangan yang dilengkapi perangkat pengatur suhu ruangan agar bisa diatur antara 33 sampai 50 derajat celcius,

Tempat tersebut mampu mengeringkan 6 ton ceri kopi yang beroperasi 24 jam dengan kemampuan proses pengeringan tiga kali lipat lebih cepat dibandingkan cara lama penjemuran konvensional memanfaatkan panas matahari.

Bernilai ekonomis 

Bagi Moh Ramdan Reza, keberadaan rumah pengeringan panas bumi di Kamojang telah banyak membantu menjalankan usaha kopinya, terutama dalam proses pengeringan yang lebih cepat dan lebih ringan biaya operasionalnya.

Pria berusia 34 tahun yang disapa dengan nama panggilan Deden itu mendedikasikan hidupnya untuk berbisnis kopi. Dia merupakan mitra yang memanfaatkan program CSR dari PGE. Saat ini dia fokus mengembangkan kopi Kamojang , dan  kopinya yang sudah bersaing dengan produk kopi unggulan lainnya di berbagai daerah dan juga mancanegara.

Padahal jauh sebelumnya saat mulai terjun ke bisnis kopi tahun 2015, Deden kerepotan karena harus bergantung pada kondisi cuaca untuk  proses pengeringan buah kopi.

Deden bersama sejumlah pegawainya akan sibuk ketika panen kopi tiba. Selain harus mempersiapkan modal juga harus melakukan proses penjemuran buah kopi di hamparan yang membutuhkan lahan luas di bawah terik sinar matahari.

Proses pengeringan kopi secara konvensional bergantung pada kondisi cuaca. Apabila cuaca panasnya normal setiap hari maka bisa menghabiskan waktu 30 hari untuk proses kopi natural. Namun jika kondisinya hujan atau mendung bisa sampai 40 hari atau lebih.

Lebih repot lagi ketika turun hujan secara tiba-tiba. Kopi yang dijemur di hamparan terbuka itu harus segera ditutupi plastik, atau segera dimasukkan ke tempat teduh agar tidak terkena air hujan. Jika terlambat, proses pengeringan bisa saja lebih lama lagi.

Berbeda dengan sistem pengeringan kopi dengan metode pemanfaatan panas bumi yang menurut Deden jauh lebih mudah. Metode itu tidak hanya memangkas biaya produksi, tapi memangkas waktu jadi lebih cepat. Untuk pengolahan kopi natural lama proses pengeringannya bisa sepekan atau paling lama 10 hari.

Waktu yang jauh lebih singkat itu, bagi Deden, memberikan keuntungan dalam biaya proses produksi dibandingkan dengan cara konvesional yang harus melibatkan pekerja minimal dua orang dengan upah Rp100 ribu per hari dengan target pengeringan selama 30 hari.

Waktu selama 30 hari itu tentunya pelaku usaha harus mengeluarkan biaya sebesar Rp3 juta. Jika waktunya lebih lama, maka beban upah akan lebih besar untuk sampai menjadi green bean.

Bisnis Sosial

Bagi Deden, pengembangan bisnis kopi dengan pemanfaatan panas bumi itu  untuk membangun kewirausahaan sosial yang bisa melibatkan banyak masyarakat dari hulu sampai hilir, tidak ada lagi pihak yang dirugikan, melainkan semuanya untung.

Berkat teknolgi pengeringan itu, biaya yang biasanya digunakan untuk proses pengeringan yang lama bisa dialihkan untuk membeli hasil kopi dengan harga lebih tinggi. Misalkan biasanya ceri kopi Rp16 ribu per kilogram, melalui konsep sosial ini bisa dibeli dari petani dengan harga  Rp17 ribu sampai Rp18 ribu per kilogram.

Kerjasa sama yang dibangun oleh PT PGE tersebut tentu diharapkan Deden bisa terus berkelanjutan, sehingga secara berkala memberikan pelatihan budidaya, kemudian pupuk, dan juga bibit untuk peluasan lahan. 

Cara berbisnis yang dilakukan Deden bersama PT PGE itu dapat mempersempit kesenjangan petani dengan produsen. 

"Saya ingin mempersempit kesenjangan petani dengan produsen. Jangan produsen saja yang semakin kaya, tapi petani juga harus kaya," katanya.

Pemanfaatan panas bumi untuk pengeringan kopi  berbasis bisnis sosial itu tidak hanya oleh Deden. Ada pebisnos kopi lainnya yakni pemilik Asli Kopi Kamojang Arabika (Akkar) Aki Undang (72) yang memiliki kedai di sekitar PT PGE, Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Bandung.

Aki Undang mendukung adanya inovasi pengeringan kopi dengan metode panas bumi karena  membantu mempercepat pengeringan dibandingkan dengan proses penjemuran. 

Selain Undang, pelaku usaha kopi dari Kampung Legok Pulus, Desa Sukakarya, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut juga juga memanfaatkan panas bumi untuk proses pengeringan kopi.

Dia adalah Ahmad Nur Fathurodin yang menilai keberadaan geothermal dry house itu telah  memudahkan dalam proses pengeringan ceri kopi tanpa penjemuran panas matahari.

Menurut dia teknologi itu masih terus perlu dikembangkan agar mendapatkan hasil yang lebih maksimal. Juga bisa lebih diperluas tempatnya yang saat ini baru mampu menampung 6 sampai 8 ton ceri kopi.

Kopi dari hasil pengeringan kopi itu, menurut Ahmad, memiliki pasar yang bagus, seperti halnya kopi yang dibuatnya dengan merk Penyoeka Kopi telah banyak dinikmati penikmat kopi dalam dan luar negeri. Dia sudah  mengirimkan produknya ke Korea Selatan, kemudian selanjutnya rencana ke Taiwan dan Australia.

"Penikmat kopi itu biasanya senang ceritanya, dan ini ada ceritanya kopi geotermal yang diklaim satu-satunya di dunia," katanya.

Inovasi baru yang dikembangkan PT PGE dengan pelaku usaha kopi tersebut mendapatkan dukungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Garut karena telah membantu mempercepat proses pengeringan yang hasilnya memberikan keuntungan bagi petani.

Dukungan itu membantu petani bisa lebih cepat dalam penyediaan barang ketika ada permintaan pasar dengan jumlah besar dan juga bisa menjaga kualitas kopi secara konsisten, dan tidak mudah terserang jamur akibat lama disimpan. 

Dipatenkan

Inovasi pengeringan kopi itu bagian dari praktik terbaik dalam pemanfaatan energi baru dan terbarukan yang meraih penghargaan di ajang ASEAN Renewable Energy Project Awards 2024 untuk kategori off-grid thermal yang digelar di Vientiane, Laos.

Penghargaan ditujukan untuk mempromosikan inisiatif-inisiatif clean coal technology (CCT), efisiensi energi, dan pengembangan energi terbarukan sekaligus mengapresiasi praktik-praktik terbaik dalam pengembangan energi.

Inovasi PT PGE itu sudah resmi memiliki Sertifikat Paten Sederhana tahun 2024 dari Kementerian Hukum dan HAM sebagai bukti klaim pertama mengembangkan inovasi tersebut di Indonesia bahkan dunia.

Kini hasil dari kopi itu terus mengembangkan pemasarannya secara global, seperti saat ini kopi produknya sudah bisa diekspor ke Jerman dan Jepang tahun 2025, dan ada potensi pasar lain yakni Arab Saudi, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab.

Petani menunjukkan biji kopi hasil proses pengeringan menggunakan teknologi rumah kering panas bumi di Desa Laksana, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Rabu (24/9/2025). (ANTARA/Feri Purnama)
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

  • Whatsapp
  • facebook
  • twitter
  • email
  • pinterest
  • print

Berita Terkait

Kemenkes perkuat kolaborasi untuk atasi penyakit Tuberkulosis di Garut

Kemenkes perkuat kolaborasi untuk atasi penyakit Tuberkulosis di Garut

4 Desember 2025 21:59

Legislator Jabar:  Guru PPPK Paruh Waktu baru dilantik harus lebih semangat

Legislator Jabar: Guru PPPK Paruh Waktu baru dilantik harus lebih semangat

3 Desember 2025 20:11

BPBD Garut tangani daerah terdampak banjir bandang di Cisurupan

BPBD Garut tangani daerah terdampak banjir bandang di Cisurupan

20 November 2025 21:50

Ruang kelas SMPN 1 Peundeuy di Garut ambruk pada Sabtu

Ruang kelas SMPN 1 Peundeuy di Garut ambruk pada Sabtu

15 November 2025 21:10

Longsor tutup akses jalur provinsi lintas selatan Pakenjeng-Bungbulang di Garut

Longsor tutup akses jalur provinsi lintas selatan Pakenjeng-Bungbulang di Garut

12 November 2025 06:50

Garut tanggulangi daerah terdampak banjir

Garut tanggulangi daerah terdampak banjir

31 Oktober 2025 13:02

Kemendikdasmen verifikasi sejumlah sekolah di Garut sebelum menerima IFP

Kemendikdasmen verifikasi sejumlah sekolah di Garut sebelum menerima IFP

25 Oktober 2025 08:20

Tim SAR berhasil evakuasi dua wisatawan yang terseret ombak di Pantai Karangpapak Garut

Tim SAR berhasil evakuasi dua wisatawan yang terseret ombak di Pantai Karangpapak Garut

4 Oktober 2025 22:51

Terpopuler

Persika 1951 siap taklukkan Persikotas di leg 2 Final Piala Gubernur

Persika 1951 siap taklukkan Persikotas di leg 2 Final Piala Gubernur

Hujan sejak Jumat siang di Kota Bogor picu peningkatan debit Bendung Katulampa

Hujan sejak Jumat siang di Kota Bogor picu peningkatan debit Bendung Katulampa

Lille menang 1-0 atas Marseille berkat gol tunggal Ethan Mbappe

Lille menang 1-0 atas Marseille berkat gol tunggal Ethan Mbappe

Hujan masih berpeluang turun di bagian wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar hari ini

Hujan masih berpeluang turun di bagian wilayah Aceh, Sumut, dan Sumbar hari ini

Atletico kalahkan Oviedo 2-0

Atletico kalahkan Oviedo 2-0

Top News

  • Pemkot Bekasi perluas akses program bantuan pendidikan

    Pemkot Bekasi perluas akses program bantuan pendidikan

    1 jam lalu

  • Pemkab Sukabumi memperingati Hari AIDS Sedunia

    Pemkab Sukabumi memperingati Hari AIDS Sedunia

    1 jam lalu

  • Indonesia dapat bye pada beregu putra bulu tangkis SEA Games 2025 Thailand

    Indonesia dapat bye pada beregu putra bulu tangkis SEA Games 2025 Thailand

    1 jam lalu

  • Kementerian Pariwisata dukung peningkatan kapasitas SDM di Sulawesi Tengah

    Kementerian Pariwisata dukung peningkatan kapasitas SDM di Sulawesi Tengah

    1 jam lalu

  • Kaltim deteksi 1.018 kasus HIV baru pada 2025

    Kaltim deteksi 1.018 kasus HIV baru pada 2025

    1 jam lalu

Antara News bogor
megapolitan.antaranews.com
Copyright © 2025
  • Top News
  • Terkini
  • RSS
  • Twitter
  • Facebook
  • Kabar Daerah
  • Ekonomi
  • Iptek
  • Artikel
  • Lingkungan Hidup
  • Wisata
  • Internasional
  • Olahraga
  • Ketentuan Penggunaan
  • Tentang Kami
  • Pedoman
  • Kebijakan Privasi
  • BrandA
  • ANTARA Foto
  • Korporat
  • PPID
  • www.antaranews.com
  • Antara Foto
  • IMQ
  • Asianet
  • OANA