Kabupaten Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor Rudy Susmanto menargetkan pembangunan Pusat Layanan Haji dan Umrah di kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat rampung seluruhnya pada 2027.
“Alhamdulillah, ini walaupun gerimis, kita dapat bersilaturahim bersama para guru, kiai, ulama, dan orang tua kita semua. Masjidnya memang belum diresmikan, masih proses pembangunan, tapi semangat kebersamaan ini luar biasa,” kata Rudy di lokasi pembangunan, Kamis.
Ia menjelaskan, pembangunan masjid dan pusat layanan haji tersebut bukan semata proyek fisik, tetapi bagian dari upaya membangun ekosistem keagamaan dan sosial yang lebih luas.
“Yang kita bangun sejatinya bukan hanya masjid, tapi sebuah komunitas dan ekosistem pelayanan haji dan umrah,” ujarnya.
Baca juga: Kemenag Kabupaten Bogor resmikan tiga zona layanan haji dan umroh
Rudy mengungkapkan, Kabupaten Bogor memiliki jumlah calon jamaah haji terbesar di Indonesia.
“Kuota haji terbesar di dunia pertama Pakistan, kedua Bangladesh, dan ketiga Indonesia. Di Indonesia, kuota terbesar ada di Jawa Barat, dan di Jawa Barat yang paling besar itu Kabupaten Bogor. Maka saat Bogor bicara haji, kita bicara dunia,” tuturnya.
Ia menilai, pembangunan fasilitas tersebut menjadi bentuk tanggung jawab daerah religius terhadap peningkatan pelayanan bagi para tamu Allah.
“Selama ini jamaah asal Bogor sebelum berangkat ke Tanah Suci masih harus transit ke Bekasi atau Pondok Gede. Ke depan, kita ingin semua pelayanan haji terpusat di Pakansari,” katanya.
Baca juga: Plt Bupati Bogor berjanji terus tingkatkan kualitas layanan ibadah haji
Pembangunan dilakukan bertahap. Tahun 2025 ditargetkan penyelesaian masjid dan miniatur Kabah, kemudian pada 2026 dilanjutkan pembangunan asrama haji 13 lantai dengan 235 kamar.
“Asrama haji itu nantinya digunakan dua bulan untuk musim haji, sedangkan sepuluh bulan lainnya akan difungsikan sebagai hotel syariah,” jelas Rudy.
Ia berharap dukungan DPRD Kabupaten Bogor agar seluruh tahapan pembangunan berjalan simultan tanpa jeda hingga selesai pada 2027.
Selain masjid dan asrama haji, Pemkab Bogor juga menyiapkan lahan seluas 3.000 meter di bagian belakang kawasan untuk pembangunan klinik dan area UMKM.
“Kita ingin kawasan ini menjadi pusat kegiatan keagamaan dan ekonomi umat. Santri dan jamaah bisa ikut menggerakkan roda ekonomi syariah di sini,” ujar Rudy.
Ia menegaskan, semangat pembangunan pusat layanan haji di Pakansari sejalan dengan ajaran para ulama agar masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan masyarakat.
“Masjid harus menjadi tempat berkembangnya ekonomi keumatan, tempat santri berkreasi, dan masyarakat berdaya,” ucapnya.
