Kabupaten Bogor (ANTARA) - Ketua Kamar Dagang dan Industri Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sintha Dec Checawaty, menyerukan kepada seluruh pelaku industri manufaktur di wilayah Kabupaten Bogor untuk bersikap jujur dan kooperatif dalam mengisi kuesioner Badan Pusat Statistik.
Menurut Sintha, sektor industri memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Berdasarkan data Kadin, kontribusi sektor industri terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Bogor mencapai 51 persen.
“Artinya, data industri sangat penting peranannya bagi arah kebijakan pembangunan ekonomi daerah. Karena itu, kami mengimbau seluruh perusahaan industri untuk menerima petugas BPS dengan baik dan mengisi kuesioner secara jujur serta lengkap,” ujar Sintha di Cibinong, Selasa.
Ia menekankan, kejujuran dalam pendataan menjadi faktor penting agar pemerintah dapat menyusun kebijakan ekonomi yang tepat sasaran, berbasis data riil dari dunia usaha.
“Bagi perusahaan yang belum sempat dikunjungi petugas BPS, kami mendorong agar tetap berpartisipasi melalui tautan resmi yang telah disediakan,” katanya.
Sintha menilai, kolaborasi antara BPS, pemerintah daerah, dan dunia usaha sangat dibutuhkan untuk membangun sistem data ekonomi yang transparan dan akurat.
“Sinergi ini menjadi pondasi kuat bagi perencanaan pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berkeadilan,” tutur Sintha.
Kadin Kabupaten Bogor mendukung program pendataan ekonomi yang dilakukan BPS, sekaligus mendorong keterlibatan aktif pelaku industri agar pertumbuhan ekonomi daerah semakin inklusif dan terukur.
