Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memperluas pembangunan infrastruktur hingga wilayah timur Kabupaten Bogor yang berbatasan dengan Kabupaten Cianjur untuk memperkuat konektivitas dan pemerataan pembangunan.
“Pemerataan pembangunan menjadi komitmen kami agar seluruh masyarakat Kabupaten Bogor dapat merasakan manfaat infrastruktur yang layak. Infrastruktur yang baik akan membuka akses ekonomi, pendidikan dan pelayanan publik yang lebih luas,” ujar Bupati Bogor Rudy Susmanto di Cibinong, Senin.
Sejumlah proyek strategis kini tengah digarap, di antaranya pembangunan dan peningkatan Jalan Sukamakmur–Arca sebagai jalur penghubung utama antara Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur.
Baca juga: Pemkab Bogor bangun 103 proyek infrastruktur di wilayah Barat dan Timur
Selain itu, turut dikerjakan Jalan Puncak II Sukawangi, Jalan Lingkar Singajaya–Cibodas, serta Jalan Cibucil Sukamaju dan Jalan Poj Perum Asabri di Kecamatan Jonggol.
Pemerintah Kabupaten Bogor juga melaksanakan pembangunan drainase Jonggol–Sukamakmur, pembangunan Jembatan Ciranjaya di Kecamatan Tanjungsari, serta rekonstruksi Jalan Weninggalih–Balekambang di Jonggol.
Seluruh proyek tersebut merupakan bagian dari program percepatan pembangunan infrastruktur terintegrasi dan berkelanjutan di Kabupaten Bogor.
Rudy Susmanto menegaskan bahwa pemerataan pembangunan infrastruktur merupakan prioritas utama pemerintah daerah untuk memastikan seluruh wilayah merasakan manfaat yang setara.
Baca juga: Sepuluh Tahun Kota Bogor Bangun Infrastruktur Jalan
Ia menjelaskan pembangunan infrastruktur di wilayah timur akan memperkuat konektivitas antarwilayah, mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, serta membuka peluang investasi di kawasan pedesaan.
“Pembangunan infrastruktur terus meluas hingga ke wilayah timur Kabupaten Bogor. Terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dan mendukung percepatan pembangunan demi kemajuan Kabupaten Bogor,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Bogor menargetkan peningkatan pemerataan ekonomi, kemudahan mobilitas warga, serta terciptanya wilayah produktif dan berdaya saing tinggi.
