Moskow (ANTARA) - Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan mengirim pasukan ke Jalur Gaza untuk melucuti senjata kelompok perlawanan Palestina, Hamas.
"Kami tidak akan mengerahkan pasukan ke lapangan. Tak ada alasan untuk itu," katanya dalam wawancara di acara Sunday Morning Futures di Fox News pada Minggu (19/10).
Menurut Trump, pengerahan pasukan bisa dilakukan oleh "proksi" atau Israel, yang bisa melucuti senjata Hamas dengan dukungan AS.
Kesepakatan gencatan senjata dan pertukaran sandera antara Israel dan Hamas dicapai pekan lalu berdasarkan rencana perdamaian yang diajukan Presiden AS Donald Trump.
Sumber: Sputnik-OANA
Baca juga: Delegasi Hamas tiba di Mesir, bahas pelanggaran Israel
Baca juga: Trump sebut AS akan intervensi jika Hamas gagal serahkan senjata
Baca juga: Hamas tolak dituduh melanggar kesepakatan gencatan senjata
