Madiun (ANTARA) - Tim dosen Departemen Fisika, Fakultas MIPA, IPB University melalui program Dosen Mengabdi Pulang Kampung 2025 melatih para siswa SMKN 1 Madiun, Jawa Timur, dalam penerapan ilmu fisika modern untuk memperkuat literasi sains dan teknologi.
Dosen yang terlibat dalam tim tersebut antara lain Agus Kartono, Setyanto Tri Wahyudi, Rima Fitria Adiati, dan Sitti Yani. Selain itu, juga terdapat dua laboran yakni Rohul Rizki Mubaroq Hartman dan Setiawan Nur Fajri.
"Fokus utama kegiatan ini adalah pada penerapan ilmu fisika modern, yaitu tentang Aplikasi Sensor Akselerometer pada Smartphone untuk Inovasi Pembelajaran Hukum Kedua Newton dan Gesekan Kinetik," ujar salah satu dosen Agus Kartono dalam keterangannya di Madiun, Minggu.
Agus Kartono yang merupakan putra daerah Madiun tersebut mengatakan program Dosen Mengabdi Pulang Kampung 2025 di Departemen Fisika merupakan wujud nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi.
"Khususnya pengabdian kepada masyarakat, yang bertujuan untuk transfer ilmu pengetahuan dan teknologi terkini secara langsung ke sekolah-sekolah di daerah," kata dia.
Baca juga: Mahasiswa IPB edukasi lingkungan ke anak-anak lewat dongeng
Baca juga: Dua mahasiswa Ilmu Komputer IPB raih juara di Finhacks Data challenge BCA
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahim bagi para dosen yang berasal dari Madiun, tetapi juga sebuah upaya strategis untuk memperkuat literasi sains dan teknologi di kalangan siswa sekolah menengah kejuruan (SMK), khususnya dalam konteks penggunaan telepon pintar dan mikroelektromekanis sebagai alat ukur sederhana untuk menentukan koefisien gesekan kinetik.
"Lebih dari hanya transfer ilmu teknis, Dosen Mengabdi Pulang Kampung ini memiliki misi yang lebih luas, yakni untuk menumbuhkan motivasi dan inspirasi karier di bidang sains dan teknologi," kata Agus.
