Depok (ANTARA) - Wali Kota Depok Supian Suri memastikan pada tahun 2025 terdapat 1.014 rumah yang mendapatkan bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) dari total pengajuan sebanyak 1.089 unit yang tersebar di Kota Depok.

"Saya apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya program RTLH," kata Supian Suri di Depok, Kamis.

Menurutnya, program ini sangat bermanfaat, mengingat masih banyak warga yang membutuhkan perhatian serius terhadap kondisi rumah yang mereka tempati.

“Banyak sekali warga kita yang rumahnya sudah lama bocor. Program ini sangat membantu, tinggal menentukan mana yang paling prioritas,” katanya.

Baca juga: Kejari Depok pastikan program RTLH sesuai aturan hukum
Baca juga: Baznas gagas program z-auto dan bantuan perbaikan RTLH
Baca juga: Pemkot Depok targetkan sebanyak 2.211 unit RTLH diperbaiki pada 2023


Supian menambahkan saat ini sedang dikaji kemungkinan peningkatan nilai bantuan pada tahun anggaran berikutnya.

Supian meminta warga penerima bantuan RTLH untuk memanfaatkan bantuan dengan melakukan perbaikan rumah pada bagian yang dianggap penting atau prioritas.

Menurutnya, kondisi rumah warga berbeda-beda, sehingga perbaikan harus lebih fleksibel menyesuaikan kebutuhan. Dirinya menekankan agar fokus utama diarahkan pada bagian rumah yang paling mendesak, seperti atap, dinding, lantai, dan kamar mandi.

“Prioritas pertama adalah memastikan rumah tidak lagi bocor. Setelah itu selesai, barulah perbaikan bisa dilanjutkan ke bagian lain seperti dinding, lantai, dan kamar mandi,” jelasnya.



Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026