Jambi (ANTARA) - Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jambi (Unja) menggelar pelatihan optimalisasi literasi Al Quran di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurun Najah Kota Jambi.
"Para dosen Universitas Jambi (Unja) menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan keagamaan melalui kegiatan pengabdian masyarakat, di antaranya mengoptimalisasi literasi Al Quran," kata Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat Unja Mar’atun Sholiha di Jambi Rabu.
Kegiatan bertema “Optimalisasi Literasi Al Quran melalui Pelatihan Tahsin dan Tartil dengan Metode Al-Barqi” itu mendapat sambutan antusias para guru MI Nurun Najah. Mereka berperan sebagai peserta sekaligus pelaksana dalam penerapan materi tersebut kepada siswa dan siswi madrasah itu.
Baca juga: Unja dan perusahaan HTI tingkatkan pendidikan industri
Dalam kegiatan tersebut, para peserta menerima pembinaan intensif terkait dengan peningkatan kemampuan membaca Al Quran sesuai dengan kaidah tajwid serta diperkenalkan metode Al-Barqi yang praktis dan mudah dipahami.
Ia menjelaskan kegiatan ini wujud nyata tridharma perguruan tinggi di bidang pengabdian masyarakat.
Ia berharap pelatihan ini memberikan dampak positif bagi seluruh peserta, baik siswa maupun guru.
“Kami berharap melalui pelatihan ini, kemampuan tahsin dan tartil siswa serta guru dapat meningkat, sehingga literasi Al Quran di lingkungan madrasah semakin optimal,” katanya.
Narasumber acara itu yang juga dosen Institut Islam Ma’arif Jambi dan pengelola Rumah Tahfidz Qur’an ‘Ibadurrahman Jambi Zulaika menegaskan pentingnya pembelajaran Al Quran sejak dini.
Baca juga: Unja-KBRI KL kerja sama pendidikan anak migran
Menurut dia, metode Al-Barqi dapat menjadi solusi efektif dalam mempercepat kemampuan membaca Al Quran di kalangan anak-anak.
“Metode Al-Barqi dirancang sederhana dan sistematis sehingga memudahkan siswa memahami kaidah bacaan dengan benar. Harapan kami, pelatihan ini bisa menjadi bekal berharga bagi guru dan siswa dalam memperkuat tradisi literasi Al Quran,” katanya.
Kepala MI Nurun Najah Kota Jambi Husni Tamrin mengatakan pelatihan tahsin dan tartil dengan metode Al Barqi membantu para guru dalam mengembangkan kemampuan membaca Al Quran peserta didik sekaligus memperkuat pendidikan karakter islami di madrasah tersebut.
