Makkah (ANTARA) - Liga Muslim Dunia (MWL) menyambut baik pengakuan resmi Negara Palestina oleh pemerintah Inggris, Kanada, dan Australia.
Sekretaris Jenderal MWL sekaligus Ketua Organisasi Cendekiawan Muslim Syekh Dr. Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa mengapresiasi langkah ketiga pemerintah tersebut dalam sebuah pernyataan.
Dia menegaskan bahwa pengumuman bersejarah tersebut mencerminkan komitmen terhadap prinsip dan nilai keadilan yang efektif, dengan mempertimbangkan hak-hak historis dan hukum rakyat Palestina.
Al-Issa mencatat bahwa pengakuan yang sejalan dengan upaya memajukan solusi dua negara itu dilakukan pada saat yang penting menjelang Konferensi Internasional Tingkat Tinggi untuk Penyelesaian Damai Masalah Palestina dan Implementasi Solusi Dua Negara, yang dijadwalkan berlangsung di tingkat KTT pada Senin, yang dipimpin oleh Arab Saudi dan Prancis.
Sekjen MWL itu menekankan bahwa posisi ini merupakan satu-satunya jalan untuk mewujudkan perdamaian yang komprehensif, adil, dan permanen di kawasan tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) Jasem Mohamed Albudaiwi menyambut baik pengakuan resmi Negara Palestina oleh Inggris Raya (UK), Kanada, dan Australia.
Dia menegaskan bahwa langkah tersebut menandai perkembangan bersejarah yang signifikan untuk mewujudkan keadilan dan legitimasi internasional.
Dia menekankan langkah tersebut mewujudkan hak yang tidak dapat dicabut dari rakyat Palestina untuk menentukan nasib sendiri dan mendirikan negara mereka yang merdeka di perbatasan yang telah ditentukan sejak 4 Juni 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya.
Albudaiwi memuji posisi negara-negara tersebut, karena mencerminkan komitmen terhadap nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan internasional, sekaligus menegaskan prinsip-prinsip hukum internasional dan resolusi-resolusi PBB yang relevan.
Dia mencatat bahwa langkah-langkah tersebut berkontribusi terhadap penguatan upaya internasional untuk mewujudkan perdamaian yang adil dan komprehensif di kawasan.
Ia mengimbau negara-negara yang belum mengakui Negara Palestina untuk mengikuti langkah tersebut dan mempercepat langkah-langkah praktis guna mendukung solusi dua negara sebagai satu-satunya jalan untuk mengakhiri konflik dan membangun keamanan dan stabilitas di Timur Tengah.
Sumber: SPA-OANA
Baca juga: Pemerintah Australia resmi akui negara Palestina
Baca juga: Kanada resmi akui Palestina
Baca juga: Inggris secara resmi akui negara Palestina
Baca juga: Menilik Prancis di Sidang Umum PBB bagi Palestina
