Istanbul (ANTARA) - Italia pada Rabu menyatakan kesediaannya "untuk membahas sanksi terhadap menteri-menteri ekstremis Israel" selama pertemuan mereka dengan para komisaris Eropa, menurut kantor berita ANSA.
Mereka juga menegaskan kembali dukungan terhadap solusi dua negara dan penerapan sanksi terhadap pemukim Israel yang melakukan tindak kekerasan.
Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Kaja Kallas pada Rabu mengumumkan rencana untuk menurunkan hubungan perdagangan dengan Israel dan memberikan sanksi kepada para pejabat tinggi karena pelanggaran hak asasi manusia di Jalur Gaza.
Pengumuman tersebut menandai perubahan besar dalam pendekatan blok tersebut terhadap Tel Aviv.
Baca juga: Lima negara tolak tegas rencana Israel duduki Jalur Gaza
Baca juga: Italia tegaskan gencatan senjata di Jalur Gaza tak boleh gagal
Baca juga: Italia kecam rencana Israel bangun permukiman baru
Maros Sefcovic, komisaris Eropa untuk perdagangan dan keamanan ekonomi, mengatakan usulan tersebut menargetkan ketentuan utama Perjanjian Euro-Mediterania, termasuk pergerakan bebas barang, jasa, pengadaan publik, ketentuan tentang persaingan, dan kekayaan intelektual.
Pewarta: KatrianaUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.