Kabupaten Bogor (ANTARA) - Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pembangunan Waduk Cibeet dan Cijurey di wilayah timur Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tetap berjalan meskipun menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Pernyataan itu ia sampaikan usai meninjau progres kedua Proyek Strategis Nasional tersebut, Rabu, usai melaksanakan agenda kunjungan kerja di Jonggol.

Menurut Rudy, pembangunan waduk membutuhkan koordinasi lintas sektor, melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, Badan Pertanahan Nasional (BPN), hingga Forum Kerukunan Umat Beragama setempat.

Ia menekankan, musyawarah dan komunikasi yang baik dengan masyarakat harus menjadi prioritas agar tidak menimbulkan persoalan sosial.

“Yang terpenting, kita ingin segala program pemerintah jangan sampai menggores luka di masyarakat,” ujarnya.

Baca juga: Pj Bupati Bogor: Percepat pembangunan Waduk Cibeet dan Cijurey
Baca juga: Pengelolaan air di waduk bisa diterapkan di lubang bekas galian tambang
Baca juga: Pemkab Bogor: 5.824 KK terdampak pembangunan Waduk Cibeet dan Cijurey

Rudy menambahkan, meskipun tahapan pembangunan menghadapi tantangan teknis maupun sosial, pemerintah akan tetap melanjutkannya dengan mengedepankan dialog.

Menurut dia, keberadaan dua waduk tersebut akan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Bogor maupun daerah sekitarnya.

Waduk Cibeet akan dibangun di atas lahan 1.700,26 hektare yang meliputi delapan desa di dua kecamatan, yakni Tanjungsari dan Cariu. Infrastruktur ini dirancang mampu mereduksi banjir hingga 66 persen di wilayah Karawang dan Bekasi, sekaligus meningkatkan layanan irigasi.

Sementara itu, pembangunan Waduk Cijurey disebut sebagai aspirasi langsung dari warga Kabupaten Bogor. Waduk tersebut diharapkan mampu mengairi lahan pertanian yang kerap mengalami kekeringan saat musim kemarau.

Selain untuk irigasi, Waduk Cijurey juga diproyeksikan mereduksi banjir hingga 59,33 persen. Desainnya lebih kecil dibanding Cibeet, dengan luas 203,9 hektare mencakup empat desa di tiga kecamatan, yakni Sukamakmur, Cariu, dan Tanjungsari.



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026