Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi dijadwalkan meninjau langsung sejumlah titik pos ronda guna menghidupkan kembali budaya siskamling untuk memastikan wilayah hukum terbebas dari ancaman serta potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Nanti malam saya bersama Bupati Bekasi Bapak Ade Kuswara Kunang akan turun langsung meninjau pos ronda di sejumlah wilayah," kata Kapolres Metro Bekasi Komisaris Besar Pol. Mustofa di Cikarang, Rabu.

Dia mengatakan upaya ini sekaligus menjadi simbolis aktivasi ulang budaya ronda malam melalui kegiatan siskamling pada level rukun tetangga dan rukun warga di wilayah hukum Kabupaten Bekasi.

"Kalau giat siskamling di Kabupaten Bekasi sudah berjalan tinggal kami aktifkan kembali agar ke depan semakin masif dan meluas di seluruh wilayah," katanya.

Baca juga: Kementerian Dalam Negeri instruksikan kepala daerah aktifkan siskamling

Menurut dia, pos keamanan lingkungan ideal berada di setiap rukun tetangga dengan penjagaan maupun patroli malam sistem bergilir antar warga. Sementara di kawasan perumahan, keamanan biasa diperkuat oleh petugas sekuriti.

"Yang jelas, kamtibmas bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tapi tanggung jawab kita bersama. Melalui siskamling, selain menjaga keamanan juga mempererat kekeluargaan di tiap-tiap lingkungan," katanya.

Kapolres menyebut dalam konteks wilayah secara luas, Kabupaten Bekasi sebagai pusat kawasan industri membutuhkan jaminan keamanan agar iklim investasi tetap kondusif. Peran masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga setiap wilayah tetap aman dan nyaman.

"Sejak peristiwa kemarin, masyarakat Kabupaten Bekasi bahu-membahu membantu menjaga wilayah. Kami berterima kasih atas peran serta semua pihak," katanya.

Baca juga: Siskamling strategi humanis wujudkan desa aman di Lumajang

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang menyatakan aktivasi kembali sistem keamanan lingkungan dari level terbawah sejalan dengan arahan Kementerian Dalam Negeri dalam rangka menjaga kondusif wilayah setelah kondisi suhu politik memanas belakangan.

Dia mengatakan sejauh ini Kabupaten Bekasi mampu menjaga kondusif wilayah berkat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda hingga segenap unsur terkait.

"Kebetulan Kabupaten Bekasi punya masyarakat yang solid. Buruh dan mahasiswa kami ajak musyawarah sehingga rencana aksi tempo hari dapat diredam. Mereka memahami kondisi daerah yang sedang kita jaga bersama," katanya.

Polres Metro Bekasi bersama Kodim 0509/Kabupaten Bekasi juga berperan krusial memastikan kondusif wilayah dengan menggelar apel siaga, patroli bersama hingga kegiatan sosial seperti bakti sosial, pembangunan sarana ibadah, bantuan kesehatan dan gerakan pangan murah di 23 kecamatan.

Baca juga: Pemkab Bekasi patroli siskamling antisipasi maraknya aksi kejahatan jalanan

Pemkab Bekasi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama, ormas serta tokoh lintas agama juga mendeklarasikan komitmen damai pada 1 September 2025. Deklarasi tersebut ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama menjaga persatuan dan kondusif wilayah.

"Menjaga kondusif tidak bisa hanya mengandalkan aparat keamanan. Perlu pendekatan sosial, kultural dan spiritual. Karena itu kolaborasi dari seluruh pihak, baik pemerintah, aparat, tokoh agama, ormas, dunia usaha, hingga masyarakat adalah kunci utama keberhasilan kita bersama," kata dia.

 



Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026