Jakarta (ANTARA) - Pengusaha muda Atta Ul Karim resmi menjadi Anggota Kamar Dagang dan Industri (KADIN) pusat per tanggal 25 Agustus 2025. Langkah ini diambil dalam rangka mempererat hubungan bilateral khususnya di dunia perdagangan antara Indonesia dan Pakistan.

Atta sendiri berada di barisan komite bilateral Pakistan yang diketuai oleh Mufti Hamka Hasan. Mufti mengajak Atta bergabung ke Kadin untuk memperkuat lini bisnis antara dua negara ini.

Beliau menemukan sosok yang tepat itu ada di diri Atta yang merupakan pengusaha muda yang hebat dan kebetulan berasal dari Pakistan.

Kendati sudah lama menetap di Jakarta dan menjadi warga negara Indonesia, Atta yang memiliki darah Pakistan tetap saja memiliki banyak akses kesana.

"Saya ingin hubungan bilateral di dunia perdagangan antara Indonesia dan Pakistan meningkat secara signifikan, untuk itu saya butuh orang-orang yang tepat," ungkap Mufti dalam keterangannya, Kamis.

Sementara Atta sendiri mengaku bangga bisa masuk dan menjadi bagian dalam koridor yang akan membangun bangsa ini menjadi lebih bagi.

Tak lupa Atta juga mengucapkan berterimakasih kepada pihak yang memudahkan proses dari pendaftaran hingga saat ini beliau ditunjuk jadi anggota.

"Terimakasih untuk Ketua Umum Kadin, bapak Anindya Bakrie atas kesempatan yang diberikan, semoga dapat mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya dan dapat berkontribusi lebih untuk Kadin." Ungkap Atta.

"Terimakasih juga untuk Bapak Mufti Hamka yang sudah mengajak saya bergabung ke Kadin," imbuhnya.

Dalam kesempatan ini Atta ingin menyampaikan pesannya kepada seluruh pengusaha Pakistan agar terhubung dengan Kadin agar tidak mendapatkan informasi yang keliru.

"Saya menghimbau kepada seluruh pengusaha Pakistan, baik yang berada di Indonesia atau yang berada di Pakistan untuk menghubungi kami untuk mendapatkan segala sesuatu informasi yang terpercaya dan dapat dipertanggungjawabkan." Pesan Atta.



Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026