Karawang (ANTARA) - PT Pupuk Kujang mengembangkan sebuah aplikasi chatbot yang dapat berfungsi sebagai "konsultan pertanian pribadi" bagi para petani dan masyarakat umum.

Vice President Komunikasi dan Administrasi Perusahaan Pupuk Kujang, M Arief Rahman di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu mengatakan aplikasi chatbot ini merupakan sebuah sarana konsultasi digital berbasis kecerdasan buatan yang dapat menjawab berbagai pertanyaan tentang pupuk dan budidaya tanaman.

"Jadi (aplikasi chatbot) bukan hanya katalog produk. Dengan aplikasi ini, pengguna justru seperti memiliki konsultan pertanian pribadi yang siap membantu selama 24 jam, siap ditanya kapan saja," katanya.

Ia menyampaikan, aplikasi tersebut dirancang sedemikian rupa supaya mudah digunakan. Media yang dipilih adalah WhatsApp, platform yang banyak digunakan secara umum di Indonesia.

"Siapa pun bisa bertanya melalui kontak khusus yang bernama Plantastic," katanya.

Baca juga: Pupuk Kujang kirim 20 karyawan ikuti program AKSI yang digelar Pupuk Indonesia Grup

Masyarakat juga bisa bertanya melalui bentuk komunikasi lain, misalnya melalui foto, atau rekaman suara kepada Plantastic.

"Misalnya jika pemilik tanaman penasaran mengapa daun tanamannya berwarna kusam kecokelatan, tinggal kirim fotonya dan bertanya melalui chat, nanti ada mesin yang menjawabnya," kata dia.

Menurut dia, Plantastic dikembangkan oleh Plantastic Five, Tim Inovasi dari departemen Komunikasi, Riset, dan IT Pupuk Kujang.

Dondon Try Laksono, Fasilitator Plantastic Five mengatakan, aplikasi tersebut terus dikembangkan untuk bisa menjawab pertanyaan para petani mengenai aplikasi pupuk dan cara menangani berbagai masalah tanaman.

Baca juga: Pupuk Kujang siapkan stok pupuk subsidi 5.165,34 ton di musim tanam kemarau

Para pengguna dapat memanfaatkan pelayanan dan konsultasi melalui aplikasi tersebut secara gratis.

Plantastic dapat ditanyai berbagai hal seputar nutrisi tanaman dan budidaya tanaman. Dengan aplikasi ini, pencarian informasi tentang produk pupuk bisa lebih cepat," kata Dondon.

Ia menyampaikan, pada awalnya teknologi ini dibuat untuk kebutuhan internal, supaya semua karyawan Pupuk Kujang bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan tentang produk pupuk di lingkungannya masing-masing. Namun seiring dengan perkembangan, teknologi ini akhirnya bisa digunakan oleh masyarakat umum.

"Berdasarkan survei, karyawan Pupuk Kujang banyak ditanya tentang pertanian oleh teman, tetangga, bahkan keluarganya. Mungkin karena bekerja di pabrik pupuk, jadi dianggap paham pertanian. Karena semua karyawan adalah duta perusahaan, maka diharapkan harus selalu bisa menyampaikan informasi yang tepat. Karena itu aplikasi ini dibuat,” kata Dondon.

Baca juga: Dirut Pupuk Kujang tekankan pentingnya inovasi

Bagi masyarakat yang ingin menggunakan aplikasi ini, bisa langsung bertanya ke nomor WhatsApp Plantastic di 081181137971.

Ia menjelaskan, teknologi tersebut mulai diinisiasi sejak 2023, dan resmi diluncurkan saat Festival Inovasi Pupuk Kujang (Festinov) 2025 dan keluar sebagai juara inspiratif.

"Dengan memperluas penggunaan hingga masyarakat umum, aplikasi ini diharapkan bisa lebih berdampak positif, meningkatkan pengetahuan di bidang pertanian dan memudahkan orang-orang dalam budidaya tanaman," kata Dondon. 



Pewarta: M.Ali Khumaini
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026