Purwakarta (ANTARA) - Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein memastikan memprioritaskan pemerataan pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

"Perbaikan atau pembangunan infrastruktur jalan di Purwakarta menjadi prioritas, dan akan diselesaikan secara bertahap," kata bupati di Purwakarta, Rabu.

Untuk jalan yang belum diperbaiki, ia menyampaikan agar masyarakat bersabar. Sebab penanganan infrastruktur jalan tidak bisa dilakukan secara sekaligus.

Ia menyampaikan pemerataan pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas, meski harus dilakukan secara bertahap agar hasilnya maksimal dan tepat sasaran.

Sementara untuk memastikan pembangunan infrastruktur jalan terlaksana sesuai dengan rencana, bupati menyatakan akan terus melakukan pemantauan langsung ke setiap titik lokasi proyek pembangunan atau perbaikan jalan.

Baca juga: Pemkab Purwakarta tuntaskan 45 titik pembangunan jalan lingkungan

Seperti pada Selasa (2/9), bupati bersama jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Purwakarta berkeliling meninjau sejumlah titik jalan yang sedang maupun yang telah rampung dikerjakan.

"Pemantauan langsung proyek jalan akan terus kami lakukan, dan ini akan menjadi agenda rutin, guna memonitor serta memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana," kata dia.

Ia mengatakan dalam melakukan pembangunan infrastruktur jalan juga diperhatikan kondisi drainase. Sebab fungsi drainase sangat vital dalam menjaga kualitas jalan agar tidak cepat rusak akibat genangan air.

“Bukan hanya jalan manusia, jalan airnya juga harus dibangun," katanya.

Baca juga: Pemkab Purwakarta genjot pembangunan infrastruktur

Ia menyebutkan tanpa saluran drainase yang baik, perbaikan jalan akan sia-sia karena air hujan bisa cepat merusak struktur jalan dalam waktu singkat.

"Jadi kami tidak hanya melakukan pembangunan jalan, tetapi juga melakukan perbaikan saluran air bersamaan dengan pembangunan jalan," katanya.

Sementara itu, sesuai dengan data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Purwakarta, perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Purwakarta membutuhkan anggaran sekitar Rp935 miliar.

Total panjang jalan kabupaten di wilayah Purwakarta mencapai 776,39 kilometer. Dari total panjang jalan itu, saat ini ada sekitar 150 kilometer jalan yang kondisinya rusak berat.

Baca juga: Purwakarta siapkan Rp143 miliar untuk pembangunan infrastruktur pada 2022

Saat ini jalan dengan kategori mantap itu tercatat sepanjang 596 kilometer dari total panjang jalan kabupaten. Kemudian, jalan tidak mantap sepanjang 30 kilometer, dan jalan dengan kategori kritis atau kondisi rusak berat sepanjang 150,340 kilometer.

Selain kerusakan berat, ada sekitar 289,06 kilometer atau 37,23 persen jalan berada dalam kondisi rusak sedang. Sedangkan jalan yang panjangnya 30 kilometer atau 3,86 persen masuk kategori rusak ringan. 



Pewarta: M.Ali Khumaini
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026