Kabupaten Bekasi (ANTARA) - Sebanyak 20 sekolah di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat meraih predikat Sekolah Adiwiyata tingkat kabupaten, karena mampu mengimplementasikan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah (GPBLHS).
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi Sukmawati Karnahadijat menyampaikan apresiasi bagi sekolah negeri maupun swasta yang berhasil memperoleh predikat sebagai Sekolah Adiwiyata tahun 2025.
"Kami ucapkan selamat kepada 20 sekolah yang berhasil meraih predikat Adiwiyata tingkat Kabupaten Bekasi tahun 2025. Jadikan penghargaan ini sebagai langkah awal menumbuhkan kesadaran dalam melestarikan sekolah berbasis lingkungan secara berkelanjutan," katanya di Cikarang, Jumat.
Baca juga: Pemkab Bekasi salurkan CSR perusahaan untuk kembangkan sekolah adiwiyata
Ia meminta 20 sekolah yang mendapatkan penghargaan ini mampu menjadi contoh yang baik pada aspek pengelolaan dan pelestarian lingkungan hidup, baik di sekolah sendiri maupun sekolah-sekolah lain.
"Kami berharap penghargaan ini bisa memotivasi seluruh sekolah membawa nama Kabupaten Bekasi ke tingkat Adiwiyata provinsi maupun nasional," katanya.
Ketua Tim Bidang Penataan dan Penegakan Hukum DLH Kabupaten Bekasi Wowo Fadillah mengaku telah melakukan serangkaian pembinaan melalui pendampingan kepada sekolah-sekolah sebagai upaya mewujudkan sekolah asri berbudaya lingkungan.
"Dengan serangkaian pembinaan yang telah kami lakukan, sekolah-sekolah mengalami perubahan signifikan tentang sudut pandang mengenai Adiwiyata. Ini bukan perlombaan semata, melainkan wujud dari kesadaran kolektif yang dibangun oleh semua unsur di sekolah," katanya.
Baca juga: Dinas LH Bekasi verifikasi 37 calon sekolah adiwiyata 2025
Pihaknya telah melakukan verifikasi lapangan terhadap 37 sekolah yang mengikuti program calon Sekolah Adiwiyata kabupaten tahun 2025 dengan kriteria penilaian berdasarkan enam aspek spesifik, yakni konservasi air, sanitasi bersih, konservasi energi, pengelolaan sampah sistem Reduce, Reuse, Recycle (3R), penanaman dan pemeliharaan pohon, serta inovasi lingkungan.
"Dari jumlah keseluruhan peserta calon Sekolah Adiwiyata kabupaten tahun ini, 20 sekolah diantaranya mencapai nilai minimal 70 persen sesuai aspek penilaian, sehingga sekolah-sekolah ini ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata," kata dia.
Baca juga: Pemkab Bekasi edukasi peduli lingkungan sekolah
Ke-20 sekolah tersebut adalah SDN Jayamulya 01 Serang Baru, SDN Sindangmulya 05 Cibarusah, SDN Kebalen 07 Babelan, SDN Srijaya 02 Tambun Utara, SDN Ciledug 02 Setu, SDN Waluya 02 Cikarang Utara, serta SDN Sukamukti 01 Bojongmangu.
Kemudian SDN Cibatu 03 Cikarang Selatan, MIN Sukatani, SDIT Cahaya Ilmi Serang Baru, SDIT Insan Mulia Tambun Utara serta SDIT Al Manar Cibarusah.
Selanjutnya SMPN 3 Cibarusah, SMPN 8 Tambun Selatan, SMPN 4 Tambun Utara, SMPN 1 Sukawangi, SMPN 4 Tambun Selatan, MTS Al-Khairiyah Tambun Selatan, SMPIT Islamia Tambun Selatan dan SMPIT Nuurul A'raaf Cikarang Selatan.
