Beijing (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beijing menggelar perlombaan permainan tradisional guna memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 RI.
Perlombaan tersebut digelar di salah satu sudut taman Chaoyang, Distrik Chaoyang, Kota Beijing pada Jumat (15/08/2025) dan diikuti sekitar 80 orang peserta yang terdiri dari para diplomat dan keluarganya, staf lokal, maupun perwakilan pelajar Indonesia di Beijing.
"Ini baru pemanasan sebelum nanti hari Minggu kita adakan 'Indonesia Fair' di KBRI," kata Duta Besar RI untuk Tiongkok dan Mongolia Djauhari Oratmangun dalam sambutan singkatnya.
Baca juga: Jambi pecahkan rekor MURI pengibaran bendera Merah Putih di Pedestarian Gentala Arasy
Lomba-lomba yang digelar adalah lomba bakiak, tarik tambang, lomba makan kerupuk maupun lomba memasukkan paku ke dalam botol.
Lomba dibagi untuk kelas anak-anak, sedangkan para ibu dan para bapak tetap digelar dengan berbagai kehebohan dari para peserta maupun supporter.
Sebelum perlombaan, seluruh peserta yang mengenakan baju bernuansa merah dan putih juga menarikan tari dengan iringan lagu Gemu Fa Mi Re atau yang biasa dikenal dengan Maumere asal Nusa Tenggara Timur (NTT).
Meski sempat beberapa menit diguyur hujan ringan, perlombaan tetap digelar dengan lancar.
Baca juga: InJourney hadirkan Semarak Merah Putih di semua destinasi semarakkan HUT RI
Setelah lomba, para peserta juga bersantap makanan Indonesia yang sudah dipersiapkan panitia.
Sementara pada Minggu (17/8), KBRI Beijing akan mengadakan upacara HUT Ke-80 Kemerdekaan RI di halaman KBRI pada pukul 08.00 waktu setempat.
Acara dilanjutkan dengan "Indonesia Fair Gempita Merdeka" dari pukul 10.30 hingga 18.00 waktu setempat.
"Indonesia Fair" merupakan program unggulan tahunan KBRI Beijing yang diselenggarakan untuk memperingati HUT RI sekaligus mempromosikan budaya, pariwisata, dan produk-produk Indonesia.
Baca juga: Otorita IKN adakan rangkaian HUT RI
Dalam "Indonesia Fair 2025", ditampilkan berbagai khasanah masakan khas Indonesia maupun minuman seperti cendol dan kopi dari berbagai wilayah Nusantara.
Ada pula kerajinan tangan seperti tas dan batik yang dijual ke masyarakat Beijing. Selain itu ditampilkan berbagai acara seni antara lain tari-tarian tradisional.
Hingga Sabtu, sudah tercatat 4.500 orang pendaftar yang akan datang ke acara tersebut.
Pewarta: Desca Lidya NataliaUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.