Palembang (ANTARA) - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Sumatera Selatan menyiapkan ruang pamer khusus untuk benda berharga dan pusaka peninggalan sejarah yang ditemukan masyarakat dari dasar Sungai Musi.
"Kami menyiapkan ruang pamer khusus di Museum Negeri Balaputra Dewa Palembang untuk menyimpan dan memamerkan benda berharga dan pusaka yang ditemukan masyarakat dari Sungai Musi," kata Plt Kadisbudpar Sumsel Pandji Tjahjanto, di Palembang, Kamis.
Dia menjelaskan akhir-akhir ini banyak masyarakat yang menghibahkan benda berharga dan pusaka peninggalan sejarah untuk disimpan, pelihara, dan dipamerkan di museum, kondisi ini mendorong pihaknya untuk membuat ruangan khusus.
Masyarakat sering menemukan berbagai bentuk benda berharga terbuat dari emas, perak, dan perunggu dari dasar Sungai Musi.
Kemudian ada juga temuan berupa piring, mangkuk, sendok , guci terbuat dari bahan tanah, keramik atau porselen, kemudi kapal dari kayu ulin, arca, prasasti, koin uang serta benda berharga dan pusaka lainnya yang diperkirakan peninggalan zaman prasejarah, Kerajaan Sriwijaya, Kesultanan Palembang, hingga zaman kolonialisme Belanda.
Benda berharga dan pusaka peninggalan sejarah temuan di Sungai Musi itu akan lebih menarik jika disimpan dan dipamerkan di satu ruangan khusus.
Untuk menyiapkan ruang pamer khusus benda yang ditemukan di Sungai Musi itu, pihaknya berupaya memanfaatkan ruangan yang ada di museum negeri Sumsel.
Dengan ruangan khusus itu, masyarakat dapat melihat semua benda berharga dan pusaka peninggalan sejarah yang ditemukan masyarakat dari dasar Sungai Musi Palembang, jelas Pandji.
Pewarta: Yudi AbdullahUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.