Kota Bogor (ANTARA) - Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor Zenal Abidin meminta Pemerintah Kota Bogor segera membenahi sistem pengelolaan sampah menyusul insiden longsor sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, yang menewaskan seorang petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor.

Menurut dia, pembenahan tata kelola persampahan menjadi langkah mendesak agar volume timbulan sampah yang dikirim ke TPA Galuga dapat dikendalikan. Peristiwa longsor sampah itu, kata dia, mencerminkan masih lemahnya sistem pengelolaan sampah di Kota Bogor.

"Ini gambaran bagaimana pengelolaan sampah yang kurang baik, sehingga timbulan sampah meningkat dan memicu terjadinya kejadian kemarin," ujarnya di Bogor, Rabu.

Baca juga: Rapat paripurna, DPRD-Pemkot Bogor sepakat ubah Perda Pajak
Baca juga: DPRD Kota Bogor dukung tim tari Sanggar Andika tampil di ajang JIDC 2025

Zenal mendorong Pemkot Bogor memaksimalkan pengolahan sampah di tingkat rukun warga, antara lain melalui revitalisasi Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS-3R) yang selama ini menjadi ujung tombak pengurangan sampah di dalam kota. Dengan demikian, jumlah sampah yang dikirim ke TPA Galuga dapat ditekan.

Ia juga mempertanyakan kelanjutan program pengolahan sampah menjadi sumber energi yang sebelumnya pernah dijanjikan. Selain itu, aset tanah di sekitar TPA Galuga dinilai perlu dimanfaatkan, mulai dari pembangunan buffer zone hingga perluasan lahan penimbunan sampah.

Menurut Zenal, Pemkot Bogor juga perlu mengaktifkan penggunaan TPA Lulut-Nambo apabila TPA Galuga sudah tidak memungkinkan menampung sampah. Ia meminta keterbukaan terkait penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk membayar tipping fee ke dua TPA tersebut.

Baca juga: PNS DLH Kota Bogor meninggal akibat tertimbun longsoran sampah di TPPAS Galuga

"Semua skenario dan kemungkinan harus dijalankan agar tidak ada lagi kejadian serupa. Ini peringatan bagi kita semua," tegasnya.

Sebelumnya, Pegawai Negeri Sipil (PNS) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor, Agus Haris Mulyana (49), meninggal dunia akibat tertimbun longsoran sampah di TPPAS Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (11/8).

Korban tertimbun saat mengoperasikan alat berat untuk mengeruk tumpukan sampah TPPAS Galuga sekitar pukul 08.30 WIB.



Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo

COPYRIGHT © ANTARA 2026