Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melatih 50 guru, pustakawan, dan penggiat agar mampu menjadi pelopor literasi informasi sehat untuk mendukung upaya mencerdaskan bangsa.

"Kegiatan bimbingan teknis diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan para peserta tentang literasi informasi sehingga mereka bisa menjadi duta dan pelopor di lingkungan masing-masing," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat Farouk Yohansyah di Mentok, Rabu.

Menurut dia, literasi Informasi penting diberikan untuk memberikan bimbingan kepada para pustakawan, guru dan penggiat agar mereka mampu mengenali kebutuhan, penelusuran, evaluasi dan pemanfaatan sumber informasi yang relevan.

Literasi informasi merupakan kemampuan untuk menemukan, mengevaluasi, menggunakan, dan mengkomunikasikan informasi secara efektif sesuai dengan kode etik.

Menurut dia, literasi informasi penting di era digital karena membantu individu untuk berpartisipasi aktif dalam masyarakat dan menghindari penyebaran informasi palsu atau hoaks.

"Saya yakin kegiatan ini memberikan dampak baik, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya," katanya.



Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Editor : Budi Setiawanto

COPYRIGHT © ANTARA 2026