Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kehutanan bekerja sama dengan berbagai lembaga lain akan melakukan operasi modifikasi cuaca tahap ketiga untuk mengendalikan kebakaran hutan dan lahan di Riau.
Direktur Jenderal Penegakan Hukum (Gakkum Kemenhut), Dwi Januanto Nugroho di Jakarta, Selasa, menjelaskan Kemenhut bersama Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Riau, dan TNI AU resmi membuka operasi modifikasi cuaca tahap ketiga di Provinsi Riau.
"Operasi ini menjadi langkah strategis dalam masa perpanjangan Tanggap Darurat Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Riau. Operasi ini akan dilaksanakan selama 10 hari ke depan dengan dukungan pendanaan dari Kementerian Kehutanan," ujarnya.
Pelaksanaan operasi itu juga merupakan tindak lanjut dari arahan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, untuk memperkuat upaya pencegahan karhutla melalui langkah cepat, kolaboratif, dan terukur.
Riau sebelumnya telah menetapkan status tanggap darurat bencana karhutla sejak 22 Juli hingga 4 Agustus 2025 melalui Keputusan Gubernur Riau Nomor 682 Tahun 2025. Berdasarkan evaluasi Satgas Bencana, status tersebut diperpanjang untuk pertama kalinya selama dua pekan.
