Kabupaten Bogor (ANTARA) - Anggota Komisi VI DPR RI Asep Wahyuwijaya menyoroti pentingnya tata kelola lingkungan dalam industri kelapa sawit menyusul kunjungannya ke Pabrik Kelapa Sawit Cikasungka, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa.
Dalam kunjungan tersebut Asep memastikan pengelolaan limbah di PKS Cikasungka milik PTPN IV Regional I telah dilakukan sesuai dengan standar yang berlaku.
Kunjungan itu diterima langsung oleh General Manager Distrik Jabar Banten PTPN IV R. Wahyu Cahyadi, Manajer Pabrik Cikasungka Alfi Adrianto, dan Kepala Desa Mekarjaya Ismail.
“Setelah saya lihat langsung Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di lokasi, menurut saya penanganannya sudah layak. Bahkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor juga telah melakukan pemeriksaan dan menyatakan hal serupa,” ujar Asep.
Ia menambahkan tidak ditemukan gangguan kesehatan atau dampak negatif lingkungan di masyarakat sekitar akibat pengelolaan limbah pabrik.
Kepala Desa Mekarjaya juga menyatakan bahwa warga tidak mengalami dampak yang merugikan.
Legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil Jawa Barat V (Kabupaten Bogor) itu mengingatkan industri kelapa sawit bukan sektor yang sederhana. Tata kelolanya berkaitan erat dengan tuntutan pasar global, terutama dalam aspek keberlanjutan lingkungan.
“Standar dunia untuk bisnis sawit dan turunannya itu sangat tinggi dan ketat. Jika ada satu titik pengelolaan yang bermasalah, maka bisa berdampak pada reputasi dan operasional PTPN secara nasional, termasuk kebun-kebun di Sumatera,” katanya.
Asep menekankan perlunya kehati-hatian dan tanggung jawab dalam setiap kebijakan dan operasional korporasi PTPN sebagai BUMN.
Lebih lanjut ia juga menyoroti peran media dalam menjaga keseimbangan informasi. Menurutnya, pemberitaan mengenai industri strategis, seperti kelapa sawit, harus dilakukan secara proporsional dan berimbang.
“Media harus menjalankan prinsip cover both sides. Jangan langsung menyimpulkan atau menyebarkan berita tanpa konfirmasi yang utuh, karena risiko kesalahpahaman bisa berdampak luas secara nasional,” ujarnya.
Ia menilai industri kelapa sawit telah menjadi isu strategis global yang menyangkut kepentingan bangsa, sehingga semua pihak perlu berperan menjaga keberlangsungannya.
“Silakan beri masukan atau kritik, tapi jangan tergesa-gesa membuat kesimpulan tanpa data yang jelas. Industri sawit ini bukan hanya persoalan lokal, tapi berkaitan dengan posisi Indonesia dalam peta ekonomi global,” ucap Asep.
Pewarta: M Fikri SetiawanUploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026